Kabar  

BOR RS Covid-19 Penuh, Sukabumi Siapkan Skenario Konversi Tempat Tidur

Illustrasi Rumah Sakit

KABARINDAH.COM—Sejumlah rumah sakit di Kota Sukabumi wajib menyiapkan skenario konversi jumlah tempat tidur untuk penanganan Covid-19 minimal 30 persen dari jumlah tempat tidur.

Sebab, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Sukabumi telah mencapai di atas 90 persen per hari ini, Rabu (23/6). “Keterisian tempat tidur untuk RS rujukan Covid di Kota Sukabumi telah menembus 92 persen,” Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wita Iskandar.

Sehingga Wali Kota mengeluarkan surat edaran kepada rumah sakit di Kota Sukabumi pada 22 Juni 2021. Selain menambah tempat tidur untuk pasien Covid-19, rumah sakit juga wajib melaporkan secara real time update ketersediaan tempat tidur, isolasi khusus Covid-19 sehari dua kali pagi dan sore hari melalui link yang disediakan.

Baca Juga:  UPDATE!! Kasus Covid-19 di Indonesia Meroket Hari ini Tembus 21.095 Kasus

Ketiga rumah sakit juga harus selalu menjaga dan meningkatkan kualitas mutu layanan kesehatan. ” Contoh RS yang penuh di RSUD R Syamsudin SH (Bunut) misalnya penuh dan ada daftar tunggu pasien Covid,” tambah Wita.

Di tempat ini selain warga Kota Sukabumi juga ada dari luar Kota Sukabumi karena berfungsi sebagai RS rujukan. Rencananya di rumah sakit milik pemerintah ini akan ditambah 20 tempat tidur.

Selain itu pasien yang masuk yang sakitnya cukup parah dengan gejala sesak berat. Kondisi yang sama di RS lain juga hampir sama.

Ke depannya sesuai edaran wali kota RS di kota akan mengurangi perawatan biasa dan menambah yang untuk Covid sehingga bisa menampung pasien Covid dengan gejala berat.