Potensi Bencana Meningkat, Pemkot Sukabumi Galakkan Jumat Bersih

  • Bagikan

KABARINDAH.COM–Tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini berpotensi untuk menyebabkan bencana. Hal ini diantisipasi Pemerintah Kota Sukabumi untuk mengiatkan gerakan Jumat bersih dalam mencegah tersumbatnya saluran air akibat sampah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela menghadiri pelatihan penguatan kesiapsiagaan bencana bagi RT, RW, dan linmas di Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Senin (18/10). Pelatihan tersebut diperlukan karena saat ini masuk musim hujan yang berpotensi menyebabkan bencana.

 

” Selain Covid yang harus diwaspadai adalah bencana karena sekarang mulai masuk musim hujan dan cuaca ekstrem,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Sehingga aparat wilayah dan masyarakat mempersiapkan diri ketika ada bencana.

Baca Juga:  Pemkot Sukabumi, Sebar Ratusan Sembako Kepada Pelaku Transportasi

Terutama perhatikan terkait sampah. Sebab terjadinya musibah salah satunya karena penumpukan sampah di drainase atau saluran air.

Fahmi mendorong untuk menggiatkan Jumat bersih dan pastikan tidak ada saluran air yang tersumbat karena sampah. Warga juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membuang sampah pada tempatnya.

Di sisi lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan memberikan arahan terkait apa yang harus dimiliki ketika berhadapan dengan bencana yang tidak bisa diprediksi. Sebelum kedatangan tim dari BPBD, ketua RT, RW dan linmas bisa antisipasi lebih awal.

Fahmi berharap dengan kegiatan kesiapsiagaan bencana aparat wilayah makin solid dan kompak serta waspada. Aparat wilayah juga memetakan karakteristik bencana agar bisa diantisipasi.

Baca Juga:  Tandatangani MoU Perdagangan, Gubernur Anies Harap PD Dharma Jaya Buka Pintu Ekspor

Camat Baros Samiarto menambahkan, aparat di wilayah juga siap siaga menghadapi bencana. Hal ini dilakukan agar ketika terjadi bencana maka bisa segera diantisipasi.

  • Bagikan