Kabar  

Keren, Lima Organisasi Kemahasiswaan UMMi Terpilih PPK Ormawa 2022 Kemendikbudristek

Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMi).

KABARINDAH.COM, SUKABUMI – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMi) kembali menoreh prestasi di kancah nasional.  Kali ini, lima organisasi kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMi) terpilih dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2022 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kelima Ormawa tersebut dinyatakan berhak mendapatkan dana sekitar Rp 175 juta untuk melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. “Capaian ini tentu sangat membanggakan. Alhamdulillah, UMMi berada di peringkat kedua nasional di antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah yang mendapatkan PPK Ormawa 2022 ini,” ujar Wakil Rektor III UMMi Dr Andri Moewashi Idharoel Haq kepada media, Jumat ( 17/6).

Kelima Ormawa di lingkungan UMMi yang terpilih dalam PPK Ormawa 2022 itu adalah Himpunan Mahasiswa Agribisnis, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik dan UKM Unit Pers Mahasiswa. Andri memastikan, program-program yang terpilih dalam PPK Ormawa akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Dosen UM Bandung Didorong Manfaatkan Beasiswa yang Disediakan Pemerintah

“Kami akan mengawal program-program tersebut dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin. Agar output dari program ini sesuai dengan harapan yang dinginkan,” kata Andri. Menurut Andri, keberhasilan UMMi dalam meloloskan lima Ormawa dalam program yang digelar Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek itu merupakan hasil kerja sama dosen dan mahasiswa.

Kemahasiswaan UMMi, kata Andri, menjalankan serangkaian proses untuk mengikuti kegiatan PPK Ormawa tersebut. “Dimulai dari pembentukan Tim Task Force PPK dengan melibatkan beberapa dosen yang berkompeten dalam program pembinaan mahasiswa,” ungkap Wakil Rektor III itu.

Kemudian, Tim Task Force PPK UMMi membedah buku pedoman agar dapat menentukan penyusunan proposal yang diharapkan. Setelah melakukan sosialisasi di lingkungan UMMi dan mengimpun Ormawa yang berminat, papar Andri, Tim Task Force PPK menggelar workshop selama satu pekan.

Baca Juga:  Wisuda 164 Sarjana dan Diploma, Rektor UMMI Minta Alumni Jadi Pemimpin Terkemuka

“Setelah itu, proposal hasil workshop kita seleksi sebanyak 14 subproposal. Kemudian, kita susun bersama dengan proposal PT dan mengunggahnya di SIMBELMAWA,” kata Andri. Setelah beberapa pekan melalui proses review yang dilakukan Direktorat Belmawa Kemendikbudristek, UMMi lolos tahap seleksi administrasi dan mendapatkan undangan untuk mengikuti seleksi presentasi proposal yang telah disusun yaitu Proposal Perguruan Tinggi dan enam subproposal dari ormawa.

Dari enam Ormawa UMMi yang mengikuti seleksi presentasi, sebanyak lima subproposal dinyatakan lolos seleksi dan mendapatkan dana dari Direktorat Belmawa. PPK Ormawa 2022 merupakan lanjutan dari kegiatan bernama Program Holistik Pengabdian dan Pemberdayaan Desa (PHP2D).

“Yang membedakan antara PPK Ormawa dengan program sebelumnya yaitu proposal yang diajukan adalah proposal Perguruan Tinggi dan yang menjadi subproposalnya itu merupakan ide-ide dari para pengurus dan anggota Ormawa yang ada di lingkungan UMMi,” ujar Andri.