Di Seminar Himaksi UMMI, Ketua DPRD Sukabumi Tekankan Investasi Syariah untuk Hadapi Ketidakpastian Global

KABARINDAH.COM, Sukabumi— Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menegaskan pentingnya penguatan investasi syariah sebagai strategi menghadapi dinamika ekonomi global. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam seminar nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Rabu (29/4/2026).

Seminar bertema “Strategi Pengembangan Investasi Syariah dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Ekonomi” tersebut merupakan rangkaian kegiatan Pekan Raya Akuntansi X UMMI. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan akademisi yang membahas peran investasi berbasis syariah di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Dalam pemaparannya, Kang Wanju sapaan akrab Ketua DPRD tersebut menekankan bahwa investasi tidak semata berorientasi pada keuntungan finansial, melainkan juga harus mengedepankan nilai keberlanjutan dan keberkahan.

“Investasi bukan soal profit semata, tapi soal keberlanjutan dan keberkahan. Investasi syariah kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan strategi krusial dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, di tengah disrupsi teknologi dan fluktuasi pasar yang semakin kompleks, prinsip-prinsip syariah seperti keadilan dan transparansi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Prinsip keadilan dan transparansi akan menjadi penopang agar ekonomi tetap tangguh di tengah perubahan global,” katanya.

Kang Wanju juga mengapresiasi peran mahasiswa, khususnya calon akuntan, dalam mendorong ekosistem ekonomi yang sehat dan berintegritas. Menurut dia, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam membangun sistem keuangan yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga berlandaskan nilai moral.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Wanju turut menyampaikan ucapan selamat kepada Program Studi Akuntansi UMMI yang merayakan hari jadinya ke-17. “Selamat milad untuk Prodi Akuntansi UMMI. Teruslah mencetak talenta-talenta hebat yang tidak hanya mahir menghitung angka, tetapi juga memiliki integritas tinggi untuk kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Seminar ini menjadi bagian dari upaya akademisi dan pemangku kepentingan dalam memperkuat literasi serta praktik investasi syariah, sekaligus menyiapkan generasi profesional yang adaptif terhadap tantangan ekonomi global.