Kabar  

Terjadi Penumpukan, Wali Kota Sukabumi Pantau PPKM Level 4

Forkopimda melakukan pemantauan secara langsung pasca ditetapkan jika Kota Sukabumi masuk kedalam penetapan PPKM Level 4, Selasa (27/7).

KABARINDAH.COM—Wali Kota Sukabumi bersama Forkopimda memantau langsung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Sukabumi. Di mana antusias warga terlihat setelah dua hari diberlakukan PPKM Level 4 yang diperlonggar ini.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat melakukan pemantauan di sekitar jalan Ahmad Yani, Selasa (27/7). ” Hasil evaluasi lapangan terlihat terjadi penumpukan, hal ini disebabkan oleh euforia warga masyarakat terhadap pelonggaran PPKM ini,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Senin.

Ia menyampaikan warga jangan euforia terhadap pelonggaran PPKM ini dan warga tetap harus melaksanakan protokol kesehatan. Wali Kota juga menyayangkan karena masyarakat terlihat berbondong-bondong datang ke pusat-pusat titik kepadatan.

Baca Juga:  Kuliah di UMBandung Bukan Sekadar Mengejar Gelar

” Masyarakat diminta untuk tidak datang ke beberapa wilayah yang menjadi pusat kepadatan khususnya Jalan Ahmad Yani, bila tidak ada kepentingan yang mendesak tidak perlu datang ke wilayah-wilayah tersebut,” tambah Fahmi. Beberapa masyarakat menyebutkan sekedar jalan-jalan saat ditanya oleh Wali Kota Sukabumi itu.

Pelonggaran PPKM ini sebagai bentuk perhatian terhadap keluhan para pengusaha. Achmad Fahmi meminta agar situasi ini dimanfaatkan dengan baik dan tetap bekerja sama dengan pemerintah, salah satunya dengan mengikuti arahan dan aturan yang telah ditetapkan. Dalam pemantauan ini terlihat adanya salah satu toko yang tidak mengikuti aturan dengan sembunyi-sembunyi dan terjadi penumpukan di toko tersebut.

” Pengusaha diminta untuk tetap berkolaborasi dengan pemerintah setelah kelonggaran PPKM ini diberikan. Mari pengusaha taati aturan-aturan mengenai pelonggaran ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Pemkot Sukabumi Bagikan Sembako ke PKL Dago, Kusir Delman dan Penarik Becak

Pemkot juga berharap pengusaha menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan.