KABARINDAH.COM, Sukabumi–Setelah meraih peringkat kedua kategori Stabilitas Inflasi pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch I, Kota Sukabumi kembali masuk radar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II. Apresiasi diberikan dalam kategori pengelolaan sampah dan lingkungan, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
“Semua yang dilakukan pelaksana pemerintahan daerah Kota Sukabumi menunjukkan ke arah yang lebih baik. Kami fokus melayani masyarakat dengan merujuk pada kebijakan pusat. Sehingga program-program daerah mengacu kepada program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat,” ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Jumat (28/8/2026). Hal itu disampaikan disela-sela <span;>menghadiri Pemberian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa dan Bali di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali.
Oleh karena itu Ayep mengatakan, kegiatan pemberian apresiasi merupakan bagian dari rangkaian apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai memiliki capaian positif dalam sejumlah sektor strategis. Dalam kesempatan itu ia hadir bersama para kepala daerah se-Jawa dan Bali.
Kehadiran Pemkot Sukabumi menjadi bagian dari upaya untuk terus mengikuti perkembangan evaluasi dan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Sebelumnya, Kota Sukabumi telah menorehkan capaian pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch I Kota Sukabumi berhasil meraih peringkat kedua kategori stabilisasi inflasi.
Capaian tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya pengendalian inflasi dan stabilitas harga. Rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 dilaksanakan dalam tiga batch.
Agenda ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat capaian yang telah diraih sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Pemkot Sukabumi diharapkan dapat terus mempertahankan capaian yang telah diraih serta meningkatkan kinerja pada berbagai sektor pembangunan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tukas Ayep Zaki.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kinerja pemerintah daerah yang baik pada akhirnya akan berhubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito.
Pemda yang mendapat apresiasi juga dapat memperkuat citra dan kepercayaan publik. Selain itu, predikat daerah berprestasi dapat memperkuat daya tarik investasi dan peluang kolaborasi. Reputasi positif dapat menjadi modal pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dengan dunia usaha, calon investor, ataupun mitra pembangunan.
Tito melanjutkan, penghargaan bukan satu-satunya tujuan. Kepala daerah yang belum memperoleh penghargaan tetap didorong untuk meningkatkan kinerja dan melakukan perbaikan.(*)











