Ibrah  

Biografi Mansa Musa, Sultan Terkaya Berharta Unlimited!

KABARINDAH.COM – Sumber kekayaan Mansa Musa menarik untuk diulas. Mansa Musa merupakan orang terkaya sepanjang masa yang mempunyai harta tak dapat ditandingi nilainya.

Mansa Musa, penguasa Afrika Barat di abad ke-14 yang amat sangat kaya sampai-sampai saking dermawannya, sedekah yang ia berikan menghancurkan perekonomian suatu negeri.

Bahkan, kekayaan Mansa tak bisa ditandingi oleh Elon Musk ataupun Jeff Bezos yang merupakan orang terkaya saat ini.

Pada 2012, situs web Celebrity Net Worth memperkirakan jumlah kekayaan musa berada di tingkat Rp5,72 kuadriliun. Namun, sejarawan ekonomi satu suara menyebut kekayaannya tak mungkin diperhitungkan lewat angka.

Dia adalah raja emas. lahir pada 1280 di keluarga penguasa. Menurut sejarawan Suriah abad ke-14, Shibab al-Umari, Abu-Bakr terobsesi dengan Samudera Atlantik dan segala sesuatu yang ada di baliknya.

Baca Juga:  Saat Letih dan Lelah Mendera, Segarkan dengan Mengingat-Nya

“Sebagai penguasa, Mansa Musa punya akses yang hampir tidak terbatas terhadap sumber-sumber kekayaan paling bernilai pada abad pertengahan,” ujar Kathleen Bickford Berzock, yang merupakan spesialis seni Afrika di Block Museum of Art di Universitas Northwestern, kepada BBC.

Mansa Musa lahir tahun 1280 di keluarga para penguasa. Saudara laki-lakinya, Mansa Abu-Bakr, memerintah kerajaan mereka hingga tahun 1312, ketika ia turun takhta untuk pergi dalam sebuah ekspedisi.

Bagaimana pun, akhirnya Mansa Musa lah yang mewarisi takhta yang ditinggalkan sang saudara laki-laki. Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Mali berkembang pesat. Ia berhasil menguasai 24 kota baru, termasuk Timbuktu.

Kerajaan tersebut membentang sepanjang 3.128 kilometer, dari Samudera Atlantik hingga daerah yang kini merupakan Niger, termasuk kawasan-kawasan yang kini menjadi Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Republik Guinea, dan Pantai Gading.

Baca Juga:  Prajogo Pangestu, Supir Angkot yang Jadi Orang Terkaya ke-5 di Indonesia

Dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas, sumber daya alam yang dimiliki Kerajaan Mali pun sangat besar, termasuk emas dan garam.

Pada masa kekuasaan Mansa Musa, Kerajaan Mali memiliki hampir separuh jumlah emas yang beredar di kawasan Dunia Lama – negeri-negeri di Afrika, Asia dan Eropa – menurut British Museum. Dan semuanya milik sang raja.

“Sebagai penguasa, Mansa Musa punya akses yang hampir tidak terbatas terhadap sumber-sumber kekayaan paling bernilai pada abad pertengahan,” ujar Kathleen Bickford Berzock, yang merupakan spesialis seni Afrika di Block Museum of Art di Universitas Northwestern.

“Pusat-pusat perdagangan besar yang menggunakan emas dan komoditas lain sebagai alat tukar juga berada di daerah kekuasaannya, dan ia memperoleh kekayaannya dari aktivitas perdagangan tersebut,” tambahnya.