Temukan Keistimewaan

  • Bagikan

Oleh Dr. Iu Rusliana
Dosen Filsafat Ilmu dan Manajemen Sumber Daya Manusia UIN Sunan Gunung Djati Bandung

 

Setiap manusia itu istimewa, sebaik-baiknya ciptaan. Anugerah yang diperoleh karena secara alamiah, masing-masing memiliki keunikan. Dari gen yang di dalamnya ada DNA dan Alel, menunjukkan kemiripan tapi tak ada kesamaan. DNA, singkatan dari deoxyribonucleic acid, merupakan materi biologis yang ada dalam setiap sel pada tubuh.

Bersifat diturunkan, kode genetik yang membuat kita berbeda satu sama lain. Selain faktor DNA, para ilmuwan juga meyakini bahwa perbedaan manusia karena warisan sifat dari ibu atau ayah, bakat bawaan dan latihan.

Bakat bawaan atau latihan? Begitu diskusi panjangnya di kalangan pakar pengembangan bakat dan manajemen talenta. Tidak mudah menjawabnya, seperti membandingkan keberhasilan Messi dan Ronaldo.

Kedua mega bintang sepakbola itu mewakili dua aliran tentang bakat bawaan dan latihan. Di usianya yang masih belia, pemandu bakat menemukan super talentanya Messi. Sementara Ronaldo adalah pribadi yang tak pernah berhenti untuk berlatih mencapai prestasi tertinggi.

Siapa yang mengenali dirinya, maka akan mengenal Tuhannya. Keunikan harus diketahui karena itu keistimewaan. Cara bersyukur dalam menunaikan tugas keilahian dan kemanusiaan. Tak usah menunggu nanti, jika Anda masih pelajar, datanglah ke guru BK, untuk diasesmen bakat dan minat apa yang sebenarnya dominan.

Apabila sudah bekerja, sekali-kali mintalah ke bagian sumber daya insani untuk melakukan asesmen ulang semua karyawan. Mahasiswa atau mahasiswi, manfaatkan klinik psikologi di universitas. Para orang tua, banyak berdiskusi dengan wali kelas dan guru BK akan memberikan gambaran, bakat apa yang terpendam dari putra putri Anda.

Dalam dunia bisnis, manajemen talenta (talent management) merupakan pendekatan menyeluruh untuk mengoptimalkan sumber daya insani yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Proses mengidentifikasi bakat, mengelola dan mengembangkan sumber daya insani saat ini untuk kepentingan masa depan.

Organisasi tentu saja berkepentingan untuk mendapatkan karyawan yang berbakat, karena dalam pasar yang ketat bersaing seperti saat ini, manajemen talenta menjadi pengemudi utama kesuksesan perusahaan. Bakat terbaik karyawan yang aktual dan terkelola dengan baik menjadi pembeda kinerja organisasi.

Para manajer sumber daya insani biasanya melakukan asesmen dan pemetaan dari mulai yang bermasalah, diragukan, potensial berkinerja buruk, hingga yang berkontribusi tinggi, sangat layak dipromosikan dan para bintang masa depan perusahaan. Dikembangkan pula talent pool, sekelompok karyawan bertalenta, berkinerja unggul dan menjadi panutan karyawan lainnya untuk berprilaku sesuai dengan budaya organisasi.

Terlepas dari perdebatan panjang tentang penting mana, bakat bawaan atau latihan? Tak ada yang tak mungkin dipelajari jika mau belajar. Jadilah pembelajar dan milikilah masa depan. Wallaahu a’lam. (*)

  • Bagikan