Perkuat Kolaborasi, Kota Sukabumi Bidik Kenaikan Nilai Kota Sehat

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi terus mendorong peningkatan capaian program Kota Sehat melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemenuhan berbagai indikator penilaian. Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Kota Sehat yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026) lalu.

Forum tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Asisten Daerah I, para kepala perangkat daerah, jajaran Forum Kota Sehat (FKSS), serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Sukabumi dalam penilaian Kota Sehat yang berhasil meraih nilai rata-rata sekitar 72 hingga 73. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

“Capaian ini patut disyukuri, namun masih ada ruang yang harus kita kejar bersama. Tahun mendatang, kita menargetkan nilai Kota Sehat meningkat hingga mencapai angka 80, bahkan mendekati nilai ideal di kisaran 90,” ujar Ayep. Ia menjelaskan, saat ini Kota Sukabumi telah berhasil memenuhi satu dari tiga kriteria utama dalam penilaian Kota Sehat.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, diperlukan persiapan yang lebih matang, penguatan koordinasi, serta kerja tim yang semakin solid.

Menurut Ayep, kolaborasi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah, forum masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah berjalan baik. Namun, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

Upaya mewujudkan Kota Sehat melibatkan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait lainnya. Seluruh pihak memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan standar yang telah ditetapkan.

Pemkot Sukabumi menilai pemenuhan 26 indikator yang menjadi standar penilaian Kota Sehat akan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai secara signifikan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat didorong untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan berdaya saing.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Kota Sukabumi optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya dalam penilaian Kota Sehat di tingkat nasional.