KABARINDAH.COM, Sukabumi–Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi memperingati Milad ke-51 yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus MUI kecamatan se-Kota Sukabumi di Gedung Puskaji, Rabu (29/7/2026). Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi ulama dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan keagamaan yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan dihadiri Ketua MUI Kota Sukabumi KH Ahmad Nawawi Sadili, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, serta para ulama, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-51 MUI. Menurutnya, usia lebih dari setengah abad menjadi bukti konsistensi MUI dalam membina umat, menjaga akidah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
“Atas nama Pemkot Sukabumi, saya mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada Majelis Ulama Indonesia. Lima puluh satu tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah bukti nyata konsistensi, dedikasi, dan pengabdian MUI dalam membina umat, menjaga akidah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Bobby. Ia menilai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga metode dakwah juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman.
Menurut Bobby, derasnya arus informasi di media sosial memunculkan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan peran aktif para ulama. Ia mencontohkan meningkatnya kasus konflik dalam keluarga, kenakalan remaja, hingga tindak kekerasan yang dipengaruhi berbagai faktor.
Karena itu, MUI diharapkan mampu menghadirkan dakwah yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. “Dakwah hari ini harus mengikuti perkembangan zaman. Bagaimana cara menjadi muslim yang baik di tengah tantangan zaman, itu harus menjadi perhatian bersama. Negeri ini membutuhkan ulama yang mampu memberikan ketenangan dan membimbing masyarakat menghadapi berbagai ujian,” katanya.
Pemkot Sukabumi lanjut Bobby, terus membangun komunikasi dengan para ulama dalam merumuskan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama.
Bobby mengapresiasi pelantikan pengurus MUI kecamatan se-Kota Sukabumi. Kehadiran kepengurusan hingga tingkat kecamatan diharapkan mampu memperkuat pembinaan umat serta lebih responsif terhadap berbagai persoalan keagamaan di tingkat lokal.
“MUI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan penuh toleransi. Perannya bukan hanya sebagai pemberi fatwa, tetapi juga penyejuk dan pemersatu umat,” cetus Bobby. Berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian.
Selain menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, para pengurus juga diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis. Bobby menambahkan, penguatan toleransi menjadi salah satu komitmen Pemkot Sukabumi.
Menurutnya, capaian Kota Sukabumi yang kini berada di peringkat keenam nasional dalam indeks toleransi harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Semoga Milad ke-51 ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran dan kontribusi MUI dalam membangun umat dan bangsa, sekaligus mempererat silaturahmi serta menjaga kerukunan di Kota Sukabumi,” jelasnya.











