Kabar  

Pemkot Sukabumi Mulai Gelar Vaksinasi Perdana untuk Usia 12-17 Tahun

KABARINDAH.COM—Pemerintah Kota Sukabumi mulai menggelar vaksinasi perdana untuk anak usia 12 – 17 tahun di Aula SMA 4 Sukabumi, Rabu (28/7). Langkah ini dilakukan untuk percepatan vaksinasi dalam menekan kenaikan kasus baru Covid-19.


Adapun target yang direncanakan untuk vaksinasi kali ini adalah sebanyak 300 orang. Kegiatan vaksinasi ini dilakukan mengingat pandemi yang belum usai.

” Pandemi belum selesai bahkan beberapa daerah di Jabar masih level 4 salah satunya Kota Sukabumi,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Rabu (28/7). Ia menjelaskan mengapa Sukabumi masuk di level 4 PPKM kali ini.

Ditetapkannya level 4 karena kasus barunya cukup tinggi, angka kematian tinggi, dan BOR atau keterisian tempat tidur pasien Covid masih tinggi. Itulah sebabnya salah satu cara yang harus dilakukan percepatan vaksinasi termasuk usia 12 tahun hingga 17 tahun atau usia sekolah.

Baca Juga:  Aksi Perubahan Iklim, Pemprov DKI Jakarta Rilis Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah (RPRKD)

Vaksinasi ini kata Fahmi, didukung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menurunkan petugas sebagai tim Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Ia berharap proses vaksinasi pertama untuk anak 12 tahun hingga 17 tahun tidak ada kendala.

Masih kata Fahmi, vaksinasi bukan berarti jadi kebal, bukan berarti tidak terpapar, vaksinasi salah satu cara supaya tidak terpapar. Meskipun sudah divaksin tetap gunakan protokol kesehatan yakni 5M, minimal gunakan masker, jaga jarak, sering cuci tangan dan jauhi kerumunan, dan batasi mobilitas.

Wali kota juga berterimakasih kepada keluarga besar dinas pendidikan dan KCD Jabar yang memobilisasi siswa dalam rangka percepatan vaksinasi di Kota Sukabumi. Semoga Sukabumi bisa turun level dengan percepatan vaksinasi ke level 3, 2 atau 1. Doa terbaik supaya pandemi bisa segera berakhir.

Baca Juga:  McDonald's Indonesia, Ada yang Kembali Niih

” Saya mengajak orangtua dan guru memotivasi anak didik mari sama-sama sukseskan vaksinasi anak di Sukabumi jangan percaya hoaks terkait vaksinasi,” tutupnya.