Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Tembus Rp 11.200 per Kilogram

KABARINDAH.COM, Sukabumi– Harga kacang kedelai impor di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami kenaikan. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi yakni harga kedelai impor naik Rp 400 per kilogram.

Kenaikan tersebut terpantau dalam pemantauan harga bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Senin (14/9/2026). Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan harga kacang kedelai impor yang sebelumnya berada di angka Rp 10.800 per kilogram kini menjadi Rp 11.200 per kilogram.

“Untuk kedelai impor mengalami kenaikan dari Rp 10.800 menjadi Rp 11.200 per kilogram,” ujar Rifki berdasarkan hasil pemantauan harga bapokting. Selain kedelai, komoditas lain juga mengalami perubahan harga.

Kacang hijau impor tercatat naik dari Rp 43.000 menjadi Rp 44.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah besar lokal justru mengalami penurunan.

Komoditas tersebut turun dari Rp 80.000 menjadi Rp 75.000 per kilogram. Adapun sejumlah komoditas bahan pokok lainnya yang dipantau di dua pasar tersebut masih berada pada harga yang sama dan belum mengalami perubahan.

Pemantauan harga dilakukan Diskumindag Kota Sukabumi melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat.

Kenaikan harga kedelai menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan salah satu bahan baku utama berbagai produk pangan, terutama tahu dan tempe yang banyak dikonsumsi masyarakat.