Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi Gelar Workshop Pendampingan Akreditasi Jurnal Ilmiah

  • Bagikan

KABARINDAH.COM – Dalam rangka meningkatkan status jurnal bernama Jurnal Ekonomi Syariah (JES), Fakultas Agama Islam Universitas Siliawangi mengadakan Workshop Akreditasi Jurnal, Senin (27/12/2021), di kampus setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, 14 orang terdiri dari para pengelola jurnal JES. Dr. Uwes Fatoni, M.Ag sebagai pemateri dalam workshop ini sebagai wakil ketua 3 pengurus pusat Relwan Jurnal Indonesia.

Menurut Elis Nurhasanah, M.Si. selaku redaktur dan ketua pelaksana mengatakan keberadaan jurnal terakreditasi di sebuah kampus merupakan keniscayaan.

“Sudah menjadi kebutuhan akan jurnal terakreditasi di Indonesia tiap tahunnya terus meningkat. Hal ini terkait dengan ketentuan dari Kemenristek Dikti yang mewajibkan para peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal ilmiah”. Jelas Elis.

Baca Juga:  Pimpinan Komisariat IMM Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung Resmi Dilantik

Di Indonesia sudah banyak institusi yang mempunyai jurnal untuk memfasilitasi publikasi artikel ilmiah. Tetapi, hanya beberapa jurnal yang sudah terakreditasi. Salah satu upaya peningkatan kualitas jurnal adalah dengan memberikan pembekalan ilmu terkait kinerja editor dan tata kelola jurnal untuk mencapai jurnal yang terakreditasi.

Kegiatan workshop ini kata Elis dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan informasi kepada pengelola jurnal sebagai persiapan untuk akreditasi jurnal, memberikan gambaran tentang tahapan-tahapan dalam proses akreditasi jurnal, memberikan gambaran tentang persiapan substansi artikel ilmiah dan memberikan gambaran tentang tugas editor jurnal.

Baca Juga:  Inilah Cara Makom Albab Bandung Raya dan Priangan, Mempererat Tali Silaturahmi

Sejak keberadaannya, ungkap Elis, jurnal JES sudah menerbitkan 6 Volume jurnal atau 12 kali terbitan.

“Tahun 2021 terbit jurnal volume 6 no 1 dan 2. Edisi publikasi artikel jurnal, dua kali setiap tahunnya, di bulan Mei dan November, dengan 6 artikel setiap edisinyna. Jurnal JES sudah dapat mengajukan akreditasi jurnal, karena sudah memenuhi persyaratan pengajuan salah satunya sudah 2 kali tahun terbitan, namun agar hasil akreditasinya sesuai harapan, penting untuk dipersiapkan sebaik mungkin,” terang Elis.

Dalam kegiatan Workshop ini pemateri menginformasikan mengenai unsur bobot dan penilaian, mekanisme pengajuan, serta pengelolaan Jurnal OJS 3 mulai dari penerimaan naskah, distribusi naskah, pemeriksaan naskah, penyuntingan naskah dan penerbitan jurnal.

Baca Juga:  Tokomall Berikan Edukasi tentang Aset NFT yang Digandrungi Masyarakat

“Agar hasil akreditasinya bagus, ada dua penilaian yaitu penilaian manajemen substansi dan manajemen OJS. maka peran editorial team sangat berpengaruh, begitu pula peran reviewer, jejak historis pengelolaan jurnal OJS akan dilihat oleh asessor akreditasi jurnal”, jelas Uwes.

Elis berharap, dengan adanya workshop, jurnal JES bisa diajukan, dan mendapatkan status akreditasi sesuai yang ditargetkan, yakni Sinta 3.

  • Bagikan