Empat Dampak Buruk Menanam Iri dan Dengki dalam Hati

Oleh: Hanifah Fitrianingsih | Mahasiswi STAI Almasthuriyah Sukabumi

Sobat, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata iri dan dengki, kan? Ya, rasa iri dan dengki adalah dua sifat buruk. Kedua sifat ini levelnya paling berbahaya dari sifat buruk manusia.

Kita pun sudah tahu bahkan agama Islam melarang umatnya iri hati dan dengki. Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah An-Nisa ayat 32 yang artinya: “Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian orang lain…”

Nah, bila dalam hati tertanam rasa iri dan dengki, maka kita akan sulit mensyukuri apapaun yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita. Tak hanya itu, sifat iri dan dengki juga bisa mengganggu kesehatan kita.

Baca Juga:  Disiplin dan Karakter Hulunya dari Orang Tua

Dr Shigeo Haruyama, seorang pakar kesehatan holistik, menggambarkan orang yang memiliki sifat iri dan dengki sejalan dengan orang yang yang mudah marah, sedih, cemas dan takut. Orang yang iri dan dengki otaknya akan mengeluarkan hormon racun yang merusak berbagai jaringan dalam tubuhnya, yakni hormon nor-adrenalin.

Iri dan dengki akan menyuburkan horman racun yang merusak tubuh manusia secara cepat. Hal ini juga menjadi jawaban, iri dan dengki banyak merusak sel-sel sehat dalam tubuh maupun otak manusia.

Adapun dampak yang timbul jika memelihara sifat iri dan dengki di dalam diri kita, adalah:

• Sulit untuk bisa hidup dengan tenang.
Selalu merasa tidak senang jika melihat orang lain sukses, bahagia, memiliki teman, mendapat pujian.

Baca Juga:  UIN Bandung Peringkat 1 Webometrics PTKN Terbaik Se-Indonesia

• Sulit untuk bisa bersyukur dan mensyukuri .
Pasalnya orang seperti ini akan selalu merasa kurang dan tak mau tersaingi.

• Tidak disenangi dalam pergaulan dan lingkungan.
Orang yang memiliki rasa iri dan dengki akan akan selalu berusaha untuk mencari atau mengorek kekurangan dan kelemahan orang lain.

•Sulit untuk bergaul dan menjadi pendiam.