Bisnis  

4 Jenis Investasi Ini Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

KABARINDAH.COM – Dalam beberapa tahun belakangan, investasi menjadi salah satu kegiatan atau aktivitas finansial yang cukup banyak diperbincangkan oleh masyarakat luas.

Bagi kamu yang tertarik untuk masuk ke dunia investasi, kamu bisa memilih investasi jangka panjang maupun jangka pendek yang keduanya tentu memiliki pengertian, tujuan, jenis, dan resiko yang berbeda-beda.

Sebelum memilih investasi apa yang akan kamu geluti, kamu harus terlebih dahulu belajar dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya terkait dunia investasi, supaya bisnis investasi yang kamu pilih bisa sesuai dengan kondisi finansial mu.

Tapi untuk para pemula yang belum mengenal risiko dan untung rugi dalam sebuah investasi, kamu bisa coba untuk memilih jenis investasi jangka pendek untuk meminimalisir kerugian dan lebih terasa mudah untuk dipelajari.

Selain para orang dewasa, ternyata ada banyak juga anak muda yang tertarik dengan dunia investasi terutama investasi jangka pendek, karena mereka bisa mempelajari ilmu baru, sekaligus mendapatkan uang tambahan.

Saat ini ada beberapa jenis investasi jangka pendek yang terlihat menarik dan bahkan tengah menjadi tren di kalangan anak muda, jadi bagi kamu yang masih bingung dalam memilih jenis investasi yang tepat, yuk simak penjelasannya berikut ini.

1. Reksa Dana Pasar Uang

Instrumen investasi yang satu ini terkenal memiliki resiko kerugian yang relatif kecil dan cocok sekali digunakan untuk investasi jangka pendek. Reksa dana pasar uang pada dasarnya merupakan sebuah wadah yang akan menghimpun dana dari masyarakat (investor).

Baca Juga:  Wow Keren, Produk UMKM Indonesia Berjaya di Hong Kong

Setelah dana berhasil terkumpul, manajer investasi kemudian akan mengelola dan menginvestasikannya ke beberapa instrumen investasi, seperti sertifikat deposito, saham, obligasi, dan sebagainya.

Dalam reksa dana pasar uang, kamu tidak perlu menunggu terlalu lama karena hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, kamu sudah bisa mendapatkan keuntunganmu kembali. Jumlahnya pun disesuaikan dengan jumlah modal yang kamu investasikan, serta kondisi naik turunnya ekonomi negara.

2. Deposito

Bagi kamu yang biasanya suka menyisihkan uang secara rutin untuk ditabung, kamu sebenarnya bisa mencoba jenis investasi yang satu ini, tapi kamu hanya bisa mengambil uangnya setelah sampai pada batas waktu yang telah ditentukan oleh pihak bank. Jangka waktunya beragam, mulai dari 1 tahun sampai 3 tahun.

Dibandingkan tabungan biasa, investasi deposito ini menjanjikan bunga yang lebih tinggi, yaitu berkisar 5-6%, sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan risiko kerugian atau kehilangan uang dalam tabungan.

Tingkat keamanan investasi deposito ini terjamin aman karena diawasi langsung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan jaminan simpanan mencapai Rp.2 miliar.

Baca Juga:  3 Manfaat Baca Buku Self Improvement untuk Kematangan Diri

3. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Jenis investasi ini lumayan melejit di kalangan anak muda seiring dengan munculnya jasa teknologi finansial di Indonesia. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investasi P2P Lending merupakan sebuah layanan pinjam meminjam yang dilakukan secara online oleh pihak kreditur dan pihak debitur.

Untuk saat ini, proses peminjaman ala P2P Lending sudah banyak disediakan di berbagai marketplace yang difasilitasi langsung oleh sebuah perusahaan teknologi finansial.

Namun, jenis investasi yang satu ini sebenarnya punya risiko yang agak riskan, karena tidak ada jaminan yang pasti apakah uang yang kamu pinjamkan akan dikembalikan sesuai jadwal yang sudah ditentukan atau tidak, sehingga kamu sendiri juga harus memilih pihak peminjam yang kredibel dan terpercaya.

4. Saving Bonds Ritel (SBR)

Saving Bond Ritel atau yang biasa disingkat dengan SBR ini merupakan salah satu instrumen investasi berupa surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Dengan menjadi investor SBR, kamu akan bertindak sebagai pihak peminjam dan dijamin langsung oleh pemerintah.

Bagi anak muda yang baru terjun ke dunia investasi, SBR ini sangat cocok untuk dicoba karena resiko kerugiannya yang tergolong kecil, tapi punya keuntungan yang terbilang besar, yaitu sekitar 7,2%, jauh melampaui rata-rata bunga investasi deposito yang biasanya hanya berkisar 5-6% saja.

Baca Juga:  Belajar Hidup dari Buku B.J. Habibie Si Jenius

Investasi SBR ini juga memiliki opsi pencairan dana lebih awal dengan maksimal 50% dari nilai investasi, sehingga kamu bisa menggunakannya sebagai dana darurat di saat tertentu. Tidak bisa dipungkiri bahwa berbagai macam investasi jangka pendek ini menawarkan keuntungan yang menggiurkan dan terasa sangat menjanjikan.

Tapi menekuni dunia investasi ini sebenarnya tidak mudah karena kamu wajib memiliki pemahaman dan wawasan yang kompleks, sehingga kamu tidak akan mendapatkan kerugian.

Untuk itu, bagi kamu para milenial yang tertarik dan ingin mempelajari soal investasi, kamu bisa membeli buku #MillennialInvestor: Investasi Ala Milenial yang ditulis oleh Dea Salsabila & Pricilia Maulina.

Buku ini akan menjabarkan berbagai macam karakter dan kebutuhan milenial dalam kehidupan finansialnya, sehingga akan lebih mudah untuk menentukan jenis investasi yang akan dipilih.

Tidak hanya itu saja, kamu juga akan diberikan berbagai macam tips dan cara mengelola uang dengan baik, cara menyusun keuangan, dan cara untuk mengubah mindset agar tidak boros dalam menggunakan uang.

Melalui buku ini, kamu akan lebih percaya diri dan yakin untuk memulai investasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.