Ibrah  

3 Versi Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah Rasulullah

KABARINDAH.COM – Doa untuk orang sakit sesuai sunnah dapat dinukil dari keterangan hadits yang disabdakan oleh Rasulullah SAW atau mencontoh Rasulullah SAW saat menjenguk kerabatnya yang sakit.

Doa dapat dilafalkan secara umum atau ditujukan secara spesifik dengan menyebut nama kerabat yang sakit. Menjenguk orang sakit sendiri termasuk dalam amalan yang mengandung keutamaan besar menurut Rasulullah SAW.

Beliau bersabda, “Barangsiapa yang menjenguk orang sakit, maka (malaikat) dari langit memanggil, ‘berbahagialah kamu dan sungguh baik langkahmu dan engkau menempati sebuah rumah di surga.” (HR Ibnu Majah).

Di samping itu, alangkah baiknya bila menjenguk orang yang sakit diiringi dengan membacakan doa untuknya agar diberi kesembuhan. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits bahwa setiap penyakit ada penawarnya atas izin Allah SWT.

“Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR Muslim).

Adapun contoh bacaan doa untuk orang sakit sesuai sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dapat disimak pada rangkuman berikut.

Baca Juga:  Zikir Pendek Warisan Syeikh Ali Jaber Terbukti Ampuh Bebaskan Pengamalnya dari Kesulitan Hidup

1. Doa untuk Orang Sakit Versi Pertama

Rasulullah SAW membaca doa ini ketika meruqyah salah seorang sahabat. Berikut bacaannya.

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Bacaan latin: Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tanganMu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau,”

2. Doa untuk Orang Sakit Versi Kedua

Doa untuk orang sakit ini dibaca oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk sahabat Salman Al-Farisi RA sesuai dengan riwayat Ibnu Sunni. Doa ini dapat ditujukan secara spesifik dengan menyebut orang yang menderita penyakitnya.

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Bacaan latin: Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya, “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,”

3. Doa untuk Orang Sakit Versi Ketiga

Doa untuk orang sakit berikut disunnahkan untuk dibaca 3 kali. Kemudian, orang yang membaca doanya dianjurkan menyapukan badan orang yang sakit dengan tangan kanan.

Baca Juga:  Anda Ingin Rezeki Tetap Lancar? Bacalah Doa Pembuka Rezeki Ajaran Rasulullah Berikut Ini

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Bacaan latin: Allaahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa’an lā yughaadiru saqaman.

Artinya: “Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tidak ada penawar selain dari penawarMu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit.”

Di samping membaca doa untuk orang sakit, Rasulullah SAW juga pernah mencontohkan bacaan doa yang dapat dilafalkan sendiri saat sakit.

Melansir Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni, dari Ibnu Abbas doa ini dibaca untuk kesembuhan semua penyakit dan demam. Berikut doanya.

Baca Juga:  Bukankah Dosa?

بِسْمِ اللَّهِ الْكَبِيرِ أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ مِنْ شَرِّ عِرْقٍ نَعَّارٍ وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

Bacaan latin: Bismillaahil kabiiri na’uudzu billaahil ‘adhiim min syarri irqin na’aarin wa min syarri harrin naar.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Yang Mahabesar aku berlindung dengan Allah dari keburukan otot-otot yang sobek dan dari panasnya api neraka.”

Ajaran Islam mengajarkan, rasa sakit yang diderita oleh muslim sebenarnya ujian paling ringan yang ditimpakan oleh Allah SWT.

Menurut buku Sakit Menguatkan Iman karya Ali Yafie, ujian jasmani ini dimaksudkanNya untuk menguji kesabaran dan kerelaan hambaNya dalam menerima takdir.

Untuk tetap menguatkan iman selama sakit, kita juga bisa membaca doa-doa sendiri saat sakit maupun membaca doa untuk orang sakit kala menjenguk kerabat. Semoga bermanfaat.