Ibrah  

Jangan Putus Asa. Inilah Doa Saat Anda Terlilit Utang

KABARINDAH.COM — Setiap manusia pasti memiliki masalah masing-masing dalam meniti dan menjalani kehidupannya. Lilitan utang adalah masalah yang kerap dihadapi manusia.

Ketika terlilit utang beragam dampak kerap timbul menyelubungi diri. Bingung, harus mencari uang dari mana. Sedih, dimaki-maki debt collector. Lemah, merasa diri jadi tak berdaya. Takut, rumah satu-satunya disita. Belum lagi intimidasi yang diterima. Dan merasa malu bertemu dengan tetangga.

Jika hal itu sedang menimpa Anda, bersabarlah. Anda bukan satu-satunya orang di dunia ini yang sedang dilanda dan diliputi masalah ini. Setelah bersabar, maka perbanyaklah doa. Rasulllah pernah mengajarkan sebuah doa agar terbebas dari lilitan utang untuk sahabatnya bernama Abu Umamah.

Baca Juga:  5 Langkah Menjauhi Perbuatan Ini Bisa Mendekatkan Dirimu dengan Allah

Begini kisahnya:

Suatu hari, Abu Umamah, salah seorang sahabat dari Anshar tampak duduk termenung di masjid padahal belum waktunya shalat. Matanya nanar. Tatapannya kosong jauh menerawang. Kemudian, tidak beberapa lama, Rasulullah SAW masuk ke dalam masjid dan menghampiri Abu Umamah.

Rasulullah bertanya, “Wahai Abu Umamah, aku melihatmu duduk di masjid di luar waktu shalat, apa yang terjadi denganmu?” Abu Umamah menjawab, “Ya Rasulullah, saat ini aku dalam kesulitan membayar utang.”

Rasulullah berkata, “Aku akan mengajarkanmu beberapa perkataan positif, jika engkau mengucapkannya, mudah-mudahan Allah SWT akan menghilangkan segala kesulitanmu dan melunasi utang-utangmu. Bacalah doa ini pada pagi dan sore hari.”

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Baca Juga:  KH. Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU! Inilah Profil Sosoknya

Kemudian, Rasulullah SAW melafazkan doa, “Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazani wa a’udzu bika minal ‘ajzi wal kasali wa a’udzu bika minal jubni wal bukhli wa a’udzu bika min ghalabatid daini waqahrir rijal.”

(Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia).

Menurut pengakuan Abu Umamah RA, setelah ia mengamalkan dan membaca doa yang diajarkan Nabi tersebut, Allah menghilangkan kebingungan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, ketakutan, dan utang-utangnya dapat dilunasi. (HR Abu Daud).

Di samping mengamalkan dan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW ini, ketika seseorang diterpa banyak masalah, dirundung kegundahan, dan impitan hidup, Rasulullah SAW juga mengajarkan dzikir:

Baca Juga:  Inilah Makna Dzikir dan Doa Sesungguhnya

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

“Hasbunallah wani’mal-wakil, ni’mal-mawla, wani’man-nashir.” (Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami, sebaik-baik pelindung kami, dan sebaik-baik penolong kami).

Setelah berdoa, maka berikhtiarlah. Semoga Allah selalu menjauhkan dan membebaskan kita dari lilitan utang. Aamiin…