Plesir  

Healing Halal Yuk? Ini Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Halal di Aceh

KABARINDAH.COM – Kalau bicara soal wisata halal di Indonesia, Aceh adalah salah satu tujuan terpopuler. Sebagai provinsi yang dijuluki “Serambi Mekah”, wisata halal Aceh ada di hampir setiap sudut.

Kamu bisa menikmati pemandangan indah, situs bersejarah, hingga masjid dengan arsitektur mengagumkan. Ingin rekomendasi tujuan wisata sebelum kamu terbang ke Aceh? Berikut 5 destinasi yang harus kamu kunjungi.

1. Masjid Raya Baiturrahman

Wisata halal Aceh tidak lengkap tanpa menyebut Masjid Raya Baiturrahman. Didirikan pada era Kesultanan Aceh, masjid ini merupakan rancangan arsitek Belanda bernama Gerrit Bruins.

Gaya khas Mughal menciptakan tampilan unik berupa kubah-kubah meruncing berwarna hitam, kontras dengan interior dan eksterior serba putih. Masjid Raya Baiturrahman tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga situs sejarah.

Selain menjadi peninggalan era Kesultanan Aceh, masjid ini sempat menjadi objek foto ikonik setelah tsunami tahun 2004 karena menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri setelah area di sekitarnya hancur. Masjid ini pun sekarang menjadi ikon Banda Aceh.

Baca Juga:  Mau Wisata Mandi Bola di Bandung? Ke Centrum Milion Ball Aja Deh!

Selain beribadah, kamu bisa memotret interior dan arsitektur masjid yang cantik dan elegan. Area di sekitar masjid juga memiliki beberapa tempat wisata favorit warga lokal, seperti Taman Bustanussalatin dan berbagai kedai kopi saring khas Aceh.

2. Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh berlokasi tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman, cocok untuk dijadikan salah satu destinasi wisata halal Aceh. Didirikan pada tahun 2009, museum ini memiliki arsitektur unik yang memadukan desain modern dengan elemen budaya Aceh, seperti lantai dasar yang terinspirasi rumah panggung tradisional dan lukisan penari Saman di dindingnya.

Museum Tsunami Aceh berfungsi sebagai pusat edukasi tentang tsunami serta tempat untuk mengenang korban tsunami. Nama para korban dipajang di dinding untuk mengenang mereka. Desainnya yang bergelombang juga menyimbolkan terjangan air. Bangunannya yang tinggi juga difungsikan sebagai tempat pengungsian jika hal serupa terulang.

3. Danau Laut Tawar

Ingin menjauh sejenak dari keramaian kota? Kunjungi Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Gayo. Danau tektovulkanik ini berukuran sangat besar, dengan panjang sekitar 17 kilometer dan lebar 3,2 kilometer.

Baca Juga:  6 Destinasi Wisata Bahari di Kepulauan Seribu Ini Indah Banget!

Udara sejuk serta pemandangan indah menjadikan Danau Laut Tawar salah satu tempat wisata alam populer di Gayo. Danau Laut Tawar sudah memiliki berbagai fasilitas, termasuk tempat ibadah.

Bagian pinggirnya memiliki dermaga kayu dengan dekorasi cantik yang bisa kamu jadikan tempat berfoto. Ada juga tempat penyewaan perahu dan restoran di sekitarnya. Kamu bisa menikmati secangkir kopi Gayo sambil menikmati keindahan panorama dan udara sejuk.

4. Pulau Weh

Pulau Weh wajib jadi salah satu tujuan wisata halal Aceh bagi penyuka panorama pantai. Dikenal juga sebagai Pulau Sabang, Pulau Weh merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia, ditandai dengan adanya Tugu 0 Kilometer.

Pulau Weh juga merupakan lokasi Masjid Agung Babussalam. Masjid ini terkenal dengan dekorasi indah, terutama seni kaligrafi yang dilukis secara langsung di dinding dekat mimbar.

Baca Juga:  Keren! Gereja Ikut Berdonasi dalam Pembangunan Masjid di Jerman

Pulau Weh memiliki beberapa pantai indah yang menjadi habitat terumbu karang serta berbagai jenis ikan. Ada juga peninggalan bersejarah berupa sisa-sisa benteng di area tinggi di Pantai Anoi Itam.

Sesuai namanya, Pantai Anoi Itam memiliki pasir berwarna hitam. Kamu bisa jalan-jalan di dermaga kayu dan berfoto di gazebo yang dibangun di atas garis pantai.

5. Museum Aceh

Selain Masjid Raya Baiturrahman, Museum Aceh adalah salah satu destinasi wisata halal Aceh tertua. Didirikan pada tahun 1915, museum ini cocok untuk kamu yang menyukai sejarah dan budaya serta ingin menambah wawasan terkait Aceh.

Museum ini memiliki berbagai koleksi seperti kain tradisional, senjata, artefak, hingga perkakas rumah tangga dan alat tani tradisional yang sudah langka.

Museum Aceh juga tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman, hanya sekitar 700 meter dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Cocok untukmu yang tidak ingin berwisata jauh-jauh dari Banda Aceh.