Di Peluncuran Beasiswa, Wali Kota Sukabumi : Target Kita Jelas, Cetak SDM Unggul Berdaya Saing Global

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan, pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan Kota Sukabumi. Melalui program Beasiswa Bercahaya, Pemkot Sukabumi berkomitmen mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus memberikan kepastian akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah ber-KTP Kota Sukabumi.

“Target utama kita jelas, mencetak SDM unggul berdaya saing yang siap kerja baik di dalam negeri maupun menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil di mancanegara,” ujar Ayep Zaki saat meluncurkan Beasiswa Bercahaya di Secret Village meluncurkan Beasiswa Bercahaya, Ahad 25/10/2026). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menekan angka pengangguran dan mewujudkan Kota Sukabumi yang makin maju dan bercahaya.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi pada 2026 ini telah bermitra dengan enam perguruan tinggi di Kota Sukabumi. Program ini menyasar 319 mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Kota Sukabumi sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan indeks pendidikan daerah.

Bukan hanya pendidikan tinggi, warga usia produktif yang sempat putus sekolah juga didorong untuk mengikuti jalur Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket A, B, dan C yang dibekali sertifikasi keahlian serta kemampuan bahasa. Pada Tahun Anggaran (TA) 2026, Pemerintah Kota Sukabumi mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.031.250.000 untuk membantu para mahasiswa melalui program beasiswa tersebut.

Beasiswa Bercahaya menerapkan pendekatan berbasis kewilayahan dan disabilitas untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. <span;>”Tidak boleh ada lagi siswa yang berhenti sekolah di wilayah Kota Sukabumi. Untuk itu, peran aparatur kewilayahan, khususnya lurah, dinilai penting dalam memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan,” tegas Ayep Zaki.

Lebih lanjut Wali Kota juga menekankan, program ini menjadi bukti komitmen Pemkot Sukabumi agar masyarakat dari seluruh kecamatan, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang setara untuk meraih pendidikan sarjana. Ia berpesan kepada penerima beasiswa, agar keberhasilan melewati seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri serta meraih masa depan yang lebih baik.

“Pemkot Sukabumi membuka peluang untuk menambah alokasi beasiswa pada tahun-tahun berikutnya. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” imbuhnya. Penerima Beasiswa Bercahaya 2026 enam perguruan tinggi tersebut adalah dari Universitas Nusa Putra 103 mahasiswa, Politeknik Sukabumi 85 mahasiswa, Universitas Linggabuana PGRI (UNLIP) Sukabumi 35 mahasiswa

Berikutnya, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) 40 mahasiswa, STIE PASIM Sukabumi 35 mahasiswa, serta STISIP Syamsul Ulum 21 mahasiswa. Secara keseluruhan, jumlah penerima beasiswa dari enam perguruan tinggi tersebut mencapai 319 mahasiswa.(*)