Grebeg Desil di Kelurahan Tipar Sukabumi, Warga Dibantu Perbaiki Data Bansos

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Salah satunya melalui kegiatan Grebeg Desil di Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (27/10/2026), untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan terkait data desil.

Kepala Dinsos Kota Sukabumi Lulis Delawati mengatakan, jumlah warga yang datang ke Kelurahan Tipar dalam kegiatan tersebut relatif lebih sedikit dibandingkan sejumlah kelurahan lain. Kondisi itu, menurut dia, tidak terlepas dari keberadaan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang selama ini aktif melayani warga terkait persoalan desil.

Masyarakat juga telah didorong untuk datang langsung ke kelurahan apabila membutuhkan informasi maupun pendampingan.“Pelayanan melalui Puskesos sudah berjalan, sehingga warga bisa berkonsultasi lebih awal. Karena itu, saat kegiatan Grebeg Desil, antrean masyarakat tidak terlalu membludak,” ujar Lulis.

Selain membantu warga memahami persoalan data desil, Dinsos juga menyosialisasikan portal Agen Perlinsos dari Kementerian Sosial. Portal yang dijadwalkan diluncurkan pada 10 November 2026 tersebut dirancang agar bisa diakses melalui telepon seluler. Dengan begitu, masyarakat dapat membantu tetangga, saudara, maupun warga lain yang membutuhkan pendampingan terkait data perlindungan sosial.


Lulis menjelaskan, siapa pun dapat berperan sebagai Agen Perlinsos, termasuk ketua RT, RW, aparatur kelurahan, insan media, dan masyarakat umum, selama memiliki telepon seluler dan KTP. Namun, ia menegaskan, agen tidak memiliki kewenangan menentukan desil ataupun memastikan seseorang memperoleh bantuan sosial.

Penetapan desil dan penerima bansos tetap dilakukan melalui sistem pemerintah pusat yang mengintegrasikan berbagai sumber data, antara lain kependudukan, pertanahan, perbankan, dan kepemilikan kendaraan. Menurutnya, peran agen dan aparatur di tingkat wilayah adalah membantu memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

” Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting agar bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelas Lulis. Perubahan data desil terang Lulis tidak dapat dipastikan dalam waktu tertentu karena proses setiap orang bisa berbeda.

Dalam banyak kasus, proses tersebut membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Kehadiran portal Agen Perlinsos diharapkan dapat membantu mempermudah pelayanan dan mempercepat proses pembaruan data.

Lurah Tipar Cecep Kuswandi menyampaikan apresiasi kepada Dinsos Kota Sukabumi atas pelaksanaan Grebeg Desil di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut membantu masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai data desil sekaligus memudahkan warga mengakses layanan perlindungan sosial.