Pojok  

9 Langkah Penulisan Laporan Hasil Penelitian

Wahyudin Darmalaksana, Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

KABARINDAH.COM- Mahasiswa jenjang sarjana wajib latihan penelitian mengingat capaian pembelajaran lulusan yakni untuk menjadi peneliti pemula. Latihan penelitian ini juga dibutuhkan agar mahasiswa menjadi terampil dalam penulisan tugas akhir sebagai syarat untuk meraih gelar sarjana.

Latihan penelitian bisa dimulai sejak semester pertama (hal ini telah berlangsung di berbagai pendidikan tinggi di Indonesia) yang dipandu dengan pedoman penelitian. Terkait hal ini, peneliti pemula cukup melaksanakan mini research (penelitian mini) yang dibedakan dengan penelitian besar.

Penelitian mini dapat dianalogikan dengan “pohon kecil” disamping “pohon besar.” Namanya pohon maka sama saja antara pohon kecil dan pohon besar. Yakni, sama-sama pohon. Yaitu, ada batang dan ada cabang. Bedanya, yang satu kecil dan yang satunya lagi besar. Itu saja bedanya.

Karena itu, pedoman penelitian tidak ada bedanya antara penelitian kecil dan penelitian besar. Penelitian besar bisa meliputi skripsi, tesis, dan terlebih disertasi. Perbedaan penelitian mini dengan skripsi adalah penelitian mini lebih sederhana, sedangkan skripsi lebih mendalam dan lebih mendalam lagi disertasi.

Silakan Unduh Panduan Penulisan Skripsi dan Tugas Akhir

Hasil penelitian mini wajib dituangkan ke dalam tulisan, khususnya artikel ilmiah. Susunan penulisan artikel tidak ada bedanya antara hasil penelitian mini dan hasil penelitian besar. Bedanya, penulisan artikel hasil penelitian mini cukup pemaparan secara deskriptif, sedangkan penulisan artikel hasil dari penelitian besar lebih menerapkan analisis secara mendalam, penawaran gagasan, dan originalitas serta kebaruan.

Penulisan artikel hasil penelitian serupa dengan penulisan laporan hasil penelitian secara umum. Hanya saja penulisan artikel hasil penelitian lebih dipadatkan dalam arti ringkas dan to the point.

Baca Juga:  Anak Muda Vs Orang Tua, Era Digital, dan Prestasi

Berdasarkan paparan di atas, maka dibutuhkan langkah-langkah penelitian mini sekaligus penulisan laporan hasil penelitian tersebut. Langkah-langkah penelitian dan penulisan laporan hasil penelitian di bawah ini:

Pertama, Menentukan Topik
Topik berarti menyangkut tentang apa yang akan dibahas? Topik sebaiknya merupakan permasalahan yang dipandang sebagai sebuah celah untuk pelaksanaan penelitian sehingga penelitian menjadi penting untuk dilakukan. Akan tetapi, topik untuk penelitian mini tidak selalu harus merupakan permasalahan. Alasannya, sebuah permasalahan biasanya cukup menyulitkan dalam penulisan latar belakang penelitian. Kecuali itu, peneliti pemula dilitaih menyusun penulisan latar belakang penelitian. Di sini, hal yang paling utama peneliti memiliki fokus studi.

Kedua, Menyusun “Formula Penelitian”
Jika telah ditentukan fokus studi, selanjutnya penyusunan “formula penelitian.” Formula penelitian yang dimaksud di sini adalah rumusan, tujuan, dan manfaat hasil penelitian. Rumusan berupa pernyataan tentang fokus studi yang dilanjut dengan pertanyaan penelitian. Tujuan dalam hal ini berarti penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut. Adapun manfaat hasil penelitian ialah apa manfaat atau kegunaan dari jawaban atas pertanyaan penelitian tersebut. Biasanya berupa manfaat teoritis dan manfaat praktis.

Ketiga, Menyusun Kerangka Bepikir
Ada banyak istilah tentang “kerangka berpikir” yang semakin banyak istilah terkadang malah mengaburkan makna. Kerangka berpikir di sini adalah apa yang akan dilakukan oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian di atas. Ia berupa langkah-langkah yang runtun sejak “berangkat” sampai tiba di tujuan akhir penelitian sebagai jawaban atas pertanyaan penelitian. Untuk memudahkan pembaca dalam memahami langkah-langkah tersebut maka kerangka berpikir dapat dibuat dalam bentuk bagan.

Baca Juga:  Top! Wisuda Hibrid ke-83 UIN Bandung Sukses Digelar

Keempat, Melacak Hasil Penelitian Terdahulu
Peneliti pemula dilatih melacak hasil penelitian terdahulu yang terkait dengan topik penelitiannya. Pelacakan minimal dilakukan di Google Scholar sebagai penghimpun hasil-hasil penelitian, bahkan hasil penelitian paling terbaru. Setelah ditemukan hasil penelitian terdahulu yang paling terkait dengan topik penelitian sekarang, lalu dilakukan tinjauan. Tinjauan dimaksudkan untuk melihat dan menuturkan persamaan dan perbedaan penelitian sekarang dengan hasil penelitian terdahulu.

Kelima, Melakukan Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka adalah pencantuman teori yang akan dijadikan landasan dalam melakukan pembahasan topik penelitian. Dimulai dengan penyajian istilah kebahasaan dan selanjutnya peristilahan terkait teori tersebut. Selanjutnya lagi ialah penuturan aspek-aspek dari teori tersebut dan penuturan dimensi-dimensi dari aspek-aspek di dalam teori.

Keenam, Menentukan Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian meliputi beberapa hal, yaitu: 1) Pendekatan dan metode; 2) Jenis dan sumber data; 3) Teknik pengumpulan data; 4) Teknik analisis data; dan 5) Tempat dan waktu penelitian (bila penelitian lapangan). Pendekatan bisa mencakup penelitian kualitatif atau penelitian kuantitatif. Metode penelitian di antaranya metode deskriptif-analitis. Jenis data bergantung pendekatan penelitian. Jika penelitian kualitatif maka data kualitatif, dan bila penelitian kuantitatif maka data kuantitatif. Sumber data dapat mencakup sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data di antaranya observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Teknik analisis data dapat mencakup langkah-langkah berikut ini, yaitu inventarisasi data, klasifikasi atau kategorisasi data, dan penafsiran atau analisis data. Terakhir cantumkan tempat dan waktu penelitian bila penelitian lapangan.

Ketujuh, Menyajikan Hasil Penelitian
Hasil penelitian di sini adalah apa yang dihasilkan dari yang telah dilakukan dengan menerapkan metode penelitian (yang telah dicantumkan di bagian metodologi penelitian, misalnya metode deskriptif-analitis). Hasil penelitian berarti data hasil pengolahan data dengan menerapkan metode penelitian. Sebagai hasil penelitian, maka data bersih hasil pengolahan data tersebut ditampilkan dan salah satu cara untuk menampilkan data hasil penelitian dapat digunakan tabel. Peneliti tidak melakukan interpretasi atau analisis terhadap data hasil penelitian, tetapi cukup menyajikan saja secara apa adanya data hasil pengolahan data.

Baca Juga:  Tekad Kuat UIN Bandung Sukseskan Program Merdeka Belajar

Kedelapan, Pembahasan Penelitian
Jika “penyajian” dalam bahasa Inggris disebut “display,” maka “pembahasan” dalam bahasa Inggris disebut “discussion.” Pembahasan penelitian adalah mendiskusikan apa yang telah di-display di bagian penyajian hasil penelitian. Pelaksanaan ini disebut juga dengan interpretasi atau analisis. Langkah dari pembahasan ini adalah dimulai dengan menampilkan hasil paling utama dari penelitian, lalu hasil paling utama tersebut dibahas dengan menggunakan teori yang dicantumkan di bagian tinjauan pustaka sebagaimana telah dipaparkan di atas. Maka pembahasan ini tidak lain adalah jawaban atas pertanyaan penelitian. Jika pertanyaan penelitian telah terjawab secara memuaskan, maka pelaksanaan penelitian telah sampai pada tujuan penelitian. Penelitian dari awal sampai akhir diarahkan oleh kerangka berpikir.

Kesembilan, Membuat Kesimpuan
Kesimpulan adalah hasil akhir atau natijah dari pembahasan. Pastikan bahwa hasil penelitian bermanfaat sebagaimana dijanjikan di awal. Pasti penelitian akan memberikan kontribusi bila hasil penelitian sekarang memiliki perbedaan dengan hasil penelitian terdahulu. Sebutkan pula keterbatasan penelitian sehingga menjadi peluang bagi orang lain atau peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang topik ini di masa mendatang. Sampaikan pula rekomendasi untuk pengembangan hasil penelitian.