Waspada Kemarau, BPBD Kota Sukabumi Ajak Warga Lakukan Mitigasi Mandiri

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dengan melakukan mitigasi mandiri sejak dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya pasokan air, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam beradaptasi dan menjaga sumber daya air yang tersedia.

“BPBD Kota Sukabumi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya menunggu hujan turun, tetapi mulai bergerak melakukan mitigasi mandiri dari sekarang,” ujar Yoseph, Jumat (29/5/2026). Menurut dia, langkah sederhana yang dilakukan masyarakat dapat membantu mengurangi dampak kekeringan saat musim kemarau berlangsung lebih panjang.

BPBD mengimbau warga membudayakan penghematan air dengan menggunakan air secukupnya, memastikan kran tertutup rapat setelah digunakan, serta memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.

Selain itu kata Yoseph, masyarakat diminta memeriksa kondisi tempat penampungan air di rumah, seperti toren maupun bak penampungan, agar tetap bersih dan tidak mengalami kebocoran. “Memiliki cadangan air yang sehat menjadi kunci ketika distribusi air mulai berkurang,” jelasnya.

BPBD lanjut Yoseph, mendorong warga memanfaatkan sisa curah hujan dengan membuat biopori maupun sumur resapan untuk menjaga cadangan air tanah tetap tersedia. Di sisi lain, masyarakat diingatkan menjaga vegetasi di lingkungan sekitar dan menghindari pembakaran sampah di lahan kering karena berisiko memicu kebakaran lahan saat musim kemarau.

BPBD Kota Sukabumi meminta warga segera melapor melalui RT/RW atau call center BPBD apabila wilayahnya mulai mengalami krisis air bersih agar bantuan pendistribusian air dapat segera dilakukan. “ Mari kita jaga alam agar alam menjaga kita. Tetap waspada, tetap tenang, dan terus pantau perkembangan cuaca dari sumber resmi,” ujar Yoseph.