Bisnis  

Pertamina Patra Niaga RJBB Tanggapi Insiden Mobil Tangki Industri di Tol Cipali, Pasokan BBM Masyarakat Tetap Aman

KABARINDAH.COM, CIREBON –Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa kendaraan yang terlibat dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang berujung kebakaran di Ruas Tol Cipali KM 80 arah Cirebon pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 09.15 WIB merupakan mobil tangki yang melayani distribusi BBM untuk sektor industri.

Menurut Satria, Pertamina Patra Niaga RJBB menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

“Kami memohon maaf atas insiden ini karena telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan tol,” ujar Satria dalam keterangannya. Ia menjelaskan, setelah kecelakaan terjadi dan memicu kebakaran pada mobil tangki, proses penanganan langsung dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Berkat koordinasi yang baik antara petugas pemadam kebakaran dan pihak terkait lainnya, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. “Insiden kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran pada mobil tangki tersebut telah berhasil ditangani dengan cepat. Berkat koordinasi dan respons sigap dari Tim Pemadam Kebakaran setempat serta pihak terkait lainnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB sehingga potensi dampak yang lebih luas dapat diminimalkan,” ungkapnya.

Satria menuturkan, saat ini proses penanganan lanjutan masih terus dilakukan. Selain itu, investigasi juga tengah berjalan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan yang menyebabkan kendaraan pengangkut BBM tersebut terbakar.

”Saat ini proses penanganan lanjutan dan investigasi masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian,” katanya.

Lebih lanjut, Satria menegaskan bahwa insiden tersebut tidak memengaruhi ketersediaan maupun distribusi BBM bagi masyarakat. Pasokan energi ke SPBU tetap berjalan seperti biasa dan tidak mengalami gangguan.

“Kami memastikan insiden ini tidak berdampak terhadap penyaluran BBM kepada masyarakat. Pasokan BBM untuk SPBU dan kebutuhan energi masyarakat tetap aman serta berjalan normal,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan armada distribusi BBM untuk kebutuhan industri, sehingga berbeda dengan armada yang memasok BBM ke SPBU.

“Kendaraan yang terlibat merupakan armada distribusi BBM untuk sektor industri, sehingga layanan distribusi BBM publik tetap terjaga dan tidak mengalami gangguan,” jelas Satria.

Pertamina Patra Niaga RJBB memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan pascakejadian.”Dan tentunya akan terus mendukung penuh upaya investigasi guna mengungkap penyebab insiden tersebut,” pungkasnya. (*)