Perkuat Fiskal Daerah, Pemkot Sukabumi Siapkan Dua Strategi

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menyiapkan dua strategi untuk memperkuat kondisi fiskal daerah di tengah tingginya proporsi belanja pegawai. Langkah tersebut ditempuh dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menerapkan moratorium terbatas penerimaan pegawai.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, penguatan fiskal menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah agar ruang anggaran tetap terjaga untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Selain menggenjot PAD, Pemkot Sukabumi juga melakukan pengendalian terhadap penambahan jumlah pegawai melalui kebijakan moratorium secara terbatas.

Strategi tersebut kemudian diperkuat dengan pengembangan Sukabumi Smart Artificial Intelligence (SAI). Sistem berbasis kecerdasan buatan itu dirancang untuk mempercepat proses kerja pemerintahan, meningkatkan efisiensi, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Pemanfaatan teknologi, kata Ayep, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah bekerja lebih efektif dengan sumber daya yang tersedia. Dengan kombinasi optimalisasi pendapatan, pengendalian belanja pegawai, dan pemanfaatan teknologi, Pemkot Sukabumi menargetkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif dan efisien.

Di sisi lain, efisiensi anggaran tersebut tetap diarahkan agar tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Transformasi digital melalui SAI diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga pelayanan publik tetap optimal di tengah tantangan fiskal daerah.