Pembudayaan Hidup Sehat di Kota Sukabumi Diperkuat, Libatkan Lintas Sektor hingga Dunia Kerja

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat memperkuat upaya pembudayaan hidup sehat melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Tata Kelola dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat Kota Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Ruang Bali Convention Lantai 2 Gedung Office RS Kartika Kasih, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri Tim Kelompok Kerja Dinas Kesehatan Jawa Barat Imas Ati Rosaida, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Yanti Kurnianti, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Sukabumi Rana Utami Yusuf, serta perwakilan perangkat daerah, puskesmas, rumah sakit, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sekretaris Dinkes Kota Sukabumi, Yanti Kurnianti menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang telah menginisiasi sekaligus memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan maupun meningkatnya cakupan layanan, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Pembudayaan hidup sehat harus menjadi gerakan bersama yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Perubahan perilaku tidak dapat diwujudkan oleh sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Yanti membacakan sambutan Kepala Dinkes Kota Sukabumi. Ia menegaskan, keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa urusan kesehatan harus menjadi bagian dari setiap kebijakan pembangunan.

Selain itu lanjut Yanti, sektor swasta juga memiliki peran strategis melalui Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Ia menambahkan, Pos UKK menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kesadaran pekerja dalam menerapkan perilaku hidup sehat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.

Dalam kesempatan itu, Yanti juga mengapresiasi para pemegang program di Dinas Kesehatan maupun puskesmas yang selama ini menjadi ujung tombak pelaksanaan berbagai program promotif dan preventif, termasuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan transformasi layanan primer. Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi telah melakukan supervisi pembudayaan hidup sehat di berbagai tatanan sejak Januari 2026, meliputi fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan seluruh rumah sakit, lingkungan kerja di kantor kecamatan dan kelurahan bersama Tim Penggerak PKK, lingkungan pendidikan di Pesantren Modern Dzikir Al-Fath, hingga tatanan rumah tangga melalui Posyandu.

Ke depan kata Yanti, supervisi akan diperluas ke tatanan lainnya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti penyampaian materi pada hari pertama, kemudian dilanjutkan monitoring pembudayaan hidup sehat di Posyandu dan Pos UKK terpilih pada hari kedua.

Yanti berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga mampu memperkuat tata kelola pembudayaan hidup sehat, menyamakan persepsi mengenai indikator dan mekanisme evaluasi, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan sesuai kondisi daerah.

“Kami berharap seluruh peserta aktif berdiskusi, berbagi praktik baik, dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi. Semakin terbuka proses pembelajaran, semakin kuat pula komitmen bersama dalam membangun sistem pembudayaan hidup sehat yang efektif dan berkelanjutan,” terang Yanti. Ia juga mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan di lingkungan kerja maupun masyarakat dengan memulai kebiasaan hidup sehat dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

Keberhasilan pembudayaan hidup sehat ungkap Yanti, bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kolaborasi semua pihak, cita-cita mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang sehat, produktif, mandiri, dan berdaya saing akan semakin mudah dicapai.