Kabar  

Mengelola Dana Umat Secara Kreatif dan Inovatif Ala Lazismu Sukajadi Bandung

Direktur KL Lazismu Sukajadi Bandung Asep Rahmat (Dok Istimewa).

KABARINDAH.COM, Bandung — Lazismu merupakan lembaga amil zakat infaq dan shodaqoh yang terdapat di Muhammadiyah. Lembaga ini didirikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada tahun 2002 dan langsung dilegalkan oleh Menteri Agama RI pada November 2002.

Hadirnya Lazismu menjadi wadah untuk menampung infaq dan shodaqoh yang dikelola oleh persyarikatan. Selain itu, usianya yang sudah mulai 1 dekade telah menghasilkan banyak penghargaan dari mulai ajang nasional sampai dengan lokal.

Kerennya Lazismu tidak hanya menampung infak saja, melainkan gerakan jamaah OMOR (One Muhammadiyah One Respond) yang dimiliki oleh persyarikatan Muhammadiyah menjadikan Lazismu hadir sebagai tempat sumbangsih para dermawan yang hadir setiap ada hal yang membutuhkan.

Baca Juga:  Dua Himpunan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung Resmi Dilantik

Spesialnya Lazismu adalah adanya Kantor Layanan (KL) yang senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang sangat detail mengenai jumlah donasi beserta penerima manfaatnya dengan pengemasan secara kreatif.

Seperti KL Lazismu Sukajadi beralamat di Jalan Sukajadi Nomor 1 mengemas program Lazismu kreatif di tingkat kecamatan yang dinahkodai oleh Asep Rahmat. Ia menceritakan bahwa program penyaluran KL Lazismu Sukajadi memiliki 5 program unggulan.

  1. Program penyaluran ekonomi berupa pembagian bahan pokok untuk keluarga yang membutuhkan serta bantuan rutin untuk menstabilkan ekonomi masyarakat.
  2. Program penyaluran kesehatan berupa biaya pengobatan gratis, layanan ambulan yang sedia 24 jam untuk membantu masyarakat sekitar.
  3. Program penyaluran sosial dan kemanusiaan berupa tanggap bencana banjir, gempa bumi, serta bantuan untuk anak yang broken home.
  4. Program penyaluran dakwah berupa pembagian paket sembako Ramadhan, Jumat berkah dan sarapan pagi setelah sholat shubuh untuk masyarakat umum.
  5. Program penyaluran pendidikan berupa bantuan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) ataupun pembelian seragam sekolah.
Baca Juga:  Ada Bu Cinta di PESONAMU Universitas Muhammadiyah Bandung