KABARINDAH.COM, Sukabumi—Derai tawa puluhan anak yatim memecah suasana di aliran Sungai Kadulawang, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2026). Dengan semangat yang menggebu, mereka menikmati sensasi menyusuri arus sungai melalui wahana river tubing.
Bagi anak-anak yatim dari Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata Sukabumi, momen itu menjadi penutup manis libur sekolah sebelum kembali ke ruang kelas pada Senin (13/6/2026) mendatang. Di tengah riuh percikan air, wajah-wajah ceria tampak menghiasi perjalanan mereka menyusuri aliran sungai.
Liburan sederhana itu bukan sekadar rekreasi, melainkan menghadirkan pengalaman baru yang penuh kebersamaan Objek wisata river tubing Kadulawang sendiri memiliki keunikan tersendiri.
Berlokasi tidak jauh dari pusat Kota Sukabumi, kawasan ini tumbuh dari semangat swadaya para pemuda dan masyarakat setempat yang mengembangkan potensi alam menjadi destinasi wisata berbasis pemberdayaan warga.
Ketua Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata, Siti Istifaiyah mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dipilih sebagai penutup libur sekolah agar anak-anak memiliki kenangan indah sebelum kembali belajar. “Alhamdulillah, hari ini anak-anak Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata bisa mengisi liburan di penghujung masa libur sekolah dengan berwisata ke Kadulawang untuk bermain river tubing. Mudah-mudahan mereka mendapatkan kegembiraan dan semangat baru saat kembali masuk sekolah pada hari Senin,” ujarnya.

Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada para donatur yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut. “Semoga segala kebaikan para donatur dibalas dengan keberkahan. Anak-anak bisa bergembira hari ini. Mudah-mudahan, siapa pun yang membahagiakan anak-anak yatim juga diberikan kebahagiaan dalam hidupnya,” katanya.
Siti juga mengapresiasi dukungan masyarakat Kadulawang yang telah menyambut rombongan dengan hangat sehingga kegiatan berlangsung aman dan menyenangkan.
Menjelang berakhirnya masa libur sekolah, suasana di Sungai Kadulawang menjadi saksi bagaimana kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan. Cukup dengan alam yang asri, kebersamaan, dan uluran tangan para dermawan, puluhan anak yatim dapat menutup masa liburan dengan senyum lebar, membawa semangat baru untuk kembali menapaki bangku sekolah.











