KABARINDAH.COM, Sukabumi— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri diisi dengan rangkaian kegiatan sosial yang melibatkan kolaborasi dengan Pemkot Sukabumi, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan diawali dengan apel korve di Lapangan Merdeka, kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis di depan Gedung Juang 45.
Selain itu, dilakukan aksi bersih-bersih kota dan penanaman pohon sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dirin, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, serta jajaran lainnya dalam suasana kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dirin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk bakti sosial yang melibatkan para siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) bersama pemerintah daerah. “Ini kegiatan bhakti sosial, khususnya kebersihan Kota Sukabumi. Dari para siswa SIP Setukpa Polri berkolaborasi dengan pemerintah kota. Semoga membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi berkah,” ujarnya.
Dirin mengatakan, sebanyak sekitar 1.800 siswa SIP dilibatkan, ditambah personel staf Setukpa Polri. Kegiatan difokuskan di wilayah Kota Sukabumi, khususnya di sekitar kawasan Setukpa, dengan harapan memberikan dampak nyata terhadap kebersihan kota.
“Kita harus menjadi contoh, dimulai dari diri sendiri, sehingga masyarakat juga ikut menjaga kebersihan. Harapannya ada perubahan signifikan,” kata Dirin.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurut dia, sinergi antara Setukpa Polri dan pemerintah kota menjadi modal penting dalam mewujudkan Sukabumi sebagai kota percontohan.
“Ini kolaborasi yang sangat baik. Kita ingin Sukabumi menjadi kota yang aman, damai, dan nyaman disinggahi. Sejarah panjang pendidikan kepolisian di Sukabumi juga menjadi kekuatan tersendiri,” ujar Ayep. Ia menambahkan, ratusan aparatur sipil negara (ASN) turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan kota.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan jomitmen pemerintah dalam penanganan sampah, termasuk rencana penutupan tempat pembuangan sementara (TPS) secara bertahap. Menurut Bobby, pemerintah juga tengah menyiapkan skema pengolahan sampah melalui TPS 3R dengan target pengolahan mencapai 15 ton per hari per lokasi.
”Kuncinya ada di masyarakat, yakni mulai memilah sampah dari rumah. Jika itu dilakukan, beban pengolahan di hilir seperti di TPA Cikundul akan berkurang,” kata Bobby.
Ia menambahkan, sosialisasi terkait pemilahan sampah akan terus dilakukan sepanjang tahun agar pengelolaan sampah di Kota Sukabumi semakin efektif dan berkelanjutan.











