IPSM Kota Sukabumi Perluas Aksi Sosial, Santuni Anak Yatim dan Galang Wakaf

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Kegiatan bakti sosial yang digelar Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Sukabumi di Ruang Pertemuan Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Selasa (12/5/2026), menjadi momentum penguatan kolaborasi sosial antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 19 anak yatim menerima santunan.

Ketua IPSM Kota Sukabumi, Ujang Fahrudin, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program rutin IPSM yang kini diperluas jangkauannya hingga seluruh kelurahan di Kota Sukabumi.  “Alhamdulillah agenda hari ini dihadiri langsung oleh Pak Wali Kota. Beliau mengapresiasi agar kegiatan sosial seperti ini terus ditingkatkan untuk membantu menyelesaikan persoalan sosial di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Selain santunan anak yatim, IPSM juga ikut mendukung program sosial Pemkot Sukabumi melalui gerakan wakaf yang digalang dari para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Dari kontribusi sukarela para anggota, terkumpul dana wakaf sebesar Rp1,5 juta.

Menurut Ujang, gerakan tersebut dilakukan tanpa unsur paksaan dan murni berdasarkan keikhlasan anggota. Dana wakaf itu nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai program sosial yang telah berjalan di masyarakat.

“Manfaatnya sudah dirasakan masyarakat, seperti santunan, program Qordhul Hasan atau pinjaman tanpa bunga, hingga bantuan beasiswa,” katanya. Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial kali ini menjadi pelaksanaan kelima sepanjang 2026 dari target 33 kelurahan di Kota Sukabumi.

Di bawah kepengurusannya, program sosial kini dilaksanakan rutin setiap bulan. “Kalau sebelumnya tiga bulan sekali, sekarang kami upayakan rutin setiap bulan. Struktur PSM di wilayah juga sudah semakin solid dan terus dievaluasi,” ucapnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Kota Sukabumi. Menurutnya, Pemkot Sukabumi saat ini terus bekerja untuk menangani persoalan masyarakat, khususnya kelompok desil 1 hingga desil 2, termasuk menurunkan angka stunting, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan sektor pendidikan.

Ayep mengungkapkan keinginannya menghadirkan program beasiswa tingkat sekolah dasar bagi keluarga yatim sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu. Dalam kesempatan tersebut ia turut mengapresiasi kekompakan IPSM Kota Sukabumi yang dinilai konsisten menjalankan berbagai program sosial di tengah masyarakat.

“Terima kasih atas program santunan anak yatim dan semangat bahu membahu yang terus dibangun untuk Kota Sukabumi,” kata Ayep.