Hilirisasi Syifa Al-Qulub Therapy Center untuk Jangkauan Masyarakat Luas

KABARINDAH.COM-Syifa al-Qulub Therapy Center menjangkau masyarakat. Bermula dari sebuah laboratorium praktik mahasiswa di Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi. Saat ini Therapy Center resmi melayani masyarakat.

Pelayanan masyarakat menjadi tantangan hilirisasi pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi memiliki kewajiban melaksanakan Dharma pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hilirisasi Pendidikan tinggi merupakan Dharma pengabdian kepada masyarakat berbasis pengajaran dan penelitian.

Syifa al-Qulub Therapy Center dibuka untuk layanan masyarakat umum. Unit ini merupakan bagian dari pengembangan Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sebuah universitas satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU) yang memiliki peran menjangkau masyarakat luas. Layanan umum Therapy Center resmi dibuka pada Rabu, (08/3/2023).

Baca Juga:  Incar Cristiano Ronaldo, Manchester City Siapkan Kontrak Rp 254 M Per Tahun

Therapy Center dikelola oleh para terapis bersertifikat nasional dan internasional. Dosen-dosen bersertifikat terapis nasional dan internasional bertugas melakukan hilirisasi pendidikan tinggi dalam bentuk layanan masyarakat melalui Therapy Center. Para mahasiswa yang telah mengantongi sertifikat terapis juga dilibatkan dalam pengelolaan Therapy Center.

Therapy Center tidak bergerak sendirian tetapi menjalin kemitraan strategis dengan pihak ketiga. Di antaranya PT. Cahaya Guna Semesta (MHT Center), KTPI (Komunitas Totok Punggung Indonesia), Logos Institut SEFT, Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI), dan Gusmus Terapi. Therapy Center pasti mengembangkan kerja sama pihak-pihak ketiga lainnya secara luas untuk jangkauan masyarakat yang lebih masif.

Peluncuran Syifa al-Qulub Therapy Center dihadiri oleh Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Muhtar Gojali, M.Ag., Ketua Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Cucu Setiawan, M.Ag., Sekretaris Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Hadir pula undangan lain termasuk para mahasiswa mecapai 100 Orang.

Baca Juga:  Jangan Ketinggalan, Ada Keseruan di Sundance Film Festival: Asia!

Dr. Dian Siti Nurjanah, S.Psi.I., M.Ag., MPC., dikukukahkan sebagai Direktur Syifa al-Qulub Therapy Center. Ia adalah Dosen Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pada Tahun 2020 ia meraih gelar Keahlian Master Psychological Consultant (MPC) dari International Board of Standards (IBS), lembaga sertifikasi internasional yang berkedudukan di Uni Eropa dan Amerika.

Saat peluncuran Therapy Center berlangsung pula seminar “Kewirausahaan Izin Operasi Psikotetapi.” Tampil sebagai narasumber seminar Rohimat SH. CT., CT. MHT., pimpinan utama PT. Cahaya Guna Semesta (MHT Center) yang bergerak di bidang layanan terapi bagi masyarakat umum.

Syifa al-Qulub Therapy Center membuka berbagai layanan. Seperti Bekam, Topung, EEG, MHT, SEFT, dan Hypnotherapy. Dekan Fakultas Ushuluddin menjadi klien pertama yang konsultasi kesehatan di Therapy Center. “Silakan berkunjung ke Therapy Center,” tuturnya di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan AH. Nasution 105 Bandung.