Kabar  

Hanya 20-an dari 395 Siswa yang Punya Gawai, Medco Foundation Donasikan Smartphone di Pekanbaru

KABARINDAH.COM – Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat Pandemi Covid-19 masih memberatkan siswa, orang tua, dan tenaga pengajar di Tanah Air. Hal ini juga dirasakan masyarakat di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak, Riau.

“Hampir seluruh murid dan guru mengalami kesulitan. Berdasarkan pendataan kami pada Oktober 2020, hanya 20-an siswa yang memiliki gawai dari total 395 siswa. Dapat dibayangkan betapa sulit kami melaksanakan PJJ,” ujar Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 45 Kota Pekanbaru Zaldi saat menyaksikan penyerahan donasi gawai dari Pekerja dan Manajemen Medco Group di Pekanbaru, Selasa (23/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari ‘Gerakan 1.000 Gawai bagi Anak Negeri’ yang dilakukan oleh Medco Foundation, bekerja sama dengan Medco Power Indonesia (MPI) dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Melalui gerakan ini, sebanyak 200 siswa kurang mampu dari SD, SMP, SMA dan Madrasah di Pekanbaru dan Siak memperoleh gawai tersebut.

Baca Juga:  Dukung 250 Siswa SMA Hadapi SBMPTN, Medco Gelar Bimbingan Belajar Online

Penyerahan gawai dilakukan pada Selasa (23/2) di Pekanbaru dan Rabu (24/2) di Siak, disaksikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Kota Pekanbaru, Siak dan Kantor Kemenag Siak, para Kepala Sekolah dan pimpinan daerah.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Ismardi, perwakilan Kantor Kemenag Siak H Nursya, bahwa PJJ terkendala karena siswa tidak memiliki gawai, maka bantuan ini sangat tepat.

Kondisi ini juga diakui oleh siswa dan orangtuanya. “Saya kesulitan belajar karena hanya memiliki satu gawai yang suka dibawa kerja kakak. Sementara orang tua saya nelayan biasa di Sungai Siak yang tidak mampu beli gawai,” ujar Doni Andriano, Siswa SMPN 8 Siak, saat menerima donasi gawai.

Baca Juga:  Tingkatkan Mutu, UIN Bandung Gelar Workshop Bimbingan Akademik dan Skripsi

Head of Corporate Secretary & Legal MPI Ibnu Nurzaman mengatakan, bantuan ini menunjukkan kepedulian Pekerja dan Manajemen Medco pada masyarakat sekitar operasi dalam menghadapi dampak pandemi.

“Gerakan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Medco selain bantuan lain seperti masker, APD, dan lainnya,” ungkap Ibnu Nurzaman.