Disdukcapil Sukabumi Surati PLN, Minta Pemadaman Tak Ganggu Layanan Warga

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi menyatakan pemadaman listrik yang berulang dalam sepekan terakhir berpotensi mengganggu pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Adrian Hariadi mengatakan, pelayanan di kantor Disdukcapil sejauh ini masih berjalan lancar. Namun, pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali pada bulan Juni dinilai menjadi kendala serius, terutama di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan.

”Alhamdulillah pelayanan berjalan lancar. Hanya dalam bulan Juni ini sudah hampir tiga kali mati listrik, hari Senin, Rabu, dan sekarang Jumat,” kata Adrian, Ahad (21/6/2026). Menurutnya, Disdukcapil telah melayangkan surat kepada PLN agar setiap pekerjaan perbaikan jaringan maupun rencana pemadaman disertai pemberitahuan lebih awal.

Langkah itu dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Ia menegaskan, pelayanan administrasi kependudukan sangat bergantung pada pasokan listrik karena seluruh proses pelayanan dilakukan secara digital dan terkoneksi dengan sistem.

“Kami sudah berkirim surat ke PLN agar kalau ada pembenaran jaringan atau mati listrik harus ada pemberitahuan. Karena ini menyangkut layanan masyarakat. Jangan sampai masyarakat sudah datang, tetapi tidak bisa dilayani,” ujar Adrianm. Ia mengakui, Disdukcapil Kota Sukabumi hingga kini belum memiliki genset dengan kapasitas yang memadai untuk menopang seluruh kebutuhan operasional kantor.

Karena itu, pelayanan masih sepenuhnya mengandalkan suplai listrik dari PLN.
“Untuk saat ini kami belum memiliki genset karena kebutuhan daya listriknya cukup besar, sehingga masih mengandalkan suplai listrik dari PLN,” kata dia.

Disdukcapil, lanjut Adrian, juga meminta agar apabila memang harus dilakukan pemadaman di wilayah Jalan Bhayangkara, jadwalnya dapat digeser ke luar jam pelayanan. Misalnya pada akhir pekan atau setelah jam operasional kantor berakhir.

“Kami berharap pemadaman khususnya di wilayah Jalan Bhayangkara bisa digeser di luar hari pelayanan, misalnya Sabtu atau Minggu, atau di atas jam 17.00 WIB. Harapannya pelayanan kami bisa tetap berjalan lancar,” tutur Adrian.

Permintaan itu, kata dia, menjadi penting karena saat ini beban pelayanan Disdukcapil sedang meningkat. Salah satu penyebabnya ialah masa penerimaan peserta didik baru yang membuat banyak warga membutuhkan dokumen kependudukan sebagai syarat administrasi.

Selain itu, sebagian warga juga memerlukan dokumen untuk keperluan melamar pekerjaan dan kebutuhan administratif lainnya. “Layanan kami sedang padat-padatnya. Ada kebutuhan untuk penerimaan siswa baru, ada juga warga yang membutuhkan dokumen kependudukan untuk persyaratan pekerjaan. Karena itu, kami berharap tidak ada gangguan kelistrikan di wilayah layanan kami,” kata Adrian.

Disdukcapil Kota Sukabumi berharap PLN memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan kelistrikan di kantor pelayanan publik tersebut agar aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan.