KABARINDAH.COM, Sukabumi—Cuaca ekstrem disertai angin kencang menerjang permukiman warga di Jalan Pelda Suryanta, RT 01 RW 12, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (27/7/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, empat bangunan, termasuk satu kamar pada kantor Koperasi BMT, mengalami kerusakan terutama pada bagian atap.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, sedikitnya tujuh kepala keluarga (KK) dengan total 20 jiwa terdampak akibat kerusakan rumah yang dipicu angin kencang tersebut. Rumah yang terdampak di antaranya milik Yusuf (1 KK, 4 jiwa), Imas dan Heri Satori yang menempati satu rumah (2 KK, 6 jiwa), Sandi Prima dan Robby yang juga tinggal dalam satu rumah (2 KK, 5 jiwa), serta Lucky Indra (1 KK, 5 jiwa).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Tim melakukan pengecekan, pendataan, penanganan awal, serta kaji cepat (assessment) terhadap kerusakan yang terjadi.
“Petugas di lapangan telah melakukan penanganan cepat serta kaji cepat (assessment) terhadap beberapa bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap,” ujar Yoseph.Hingga saat ini, besaran kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses penghitungan.
Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak adalah bantuan terpal untuk menutup bagian atap rumah yang rusak agar terlindung dari hujan. BPBD Kota Sukabumi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga diminta memeriksa kondisi atap rumah secara berkala serta menghindari berteduh di bawah pohon rindang maupun baliho berukuran besar saat angin kencang terjadi.











