KABARINDAH.COM, Sukabumi–Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Sukabumi mengapresiasi dimulainya tahapan perbaikan Jalan Prana, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Sebab, Fraksi PKS sebelumnya sudah mengadvokasi agar perbaikan Jalan Prana menjadi prioritas pemerintah.
Rekonstruksi jalan yang selama ini menjadi keluhan warga mulai memasuki tahap pelaksanaan, dan Fraksi PKS menegaskan akan terus mengawal proyek tersebut hingga selesai. Komitmen itu disampaikan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ahmad Farid disela-sela menghadiri sosialisasi rekonstruksi Jalan Prana yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi di Masjid Al Muhajirin, Perum Prana, Jumat (17/7/2026).
Farid mengatakan, pembangunan Jalan Prana bukanlah program yang muncul secara tiba-tiba. Menurut dia, Fraksi PKS sejak lama mengadvokasi agar ruas jalan tersebut menjadi prioritas pembangunan karena memiliki fungsi strategis sebagai akses alternatif yang menghubungkan kawasan Ciaul Pasir, Taman Asri, hingga pusat Kota Sukabumi.
“Alhamdulillah perbaikan Jalan Prana akhirnya dimulai. Di legislatif kami terus mengadvokasi agar pembangunan jalan ini menjadi prioritas,” kata Farid, yang juga warga Perum Prana Kota Sukabumi. Ia menuturkan, setelah kawasan fasilitas umum termasuk jalan di Perum Prana diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, pemeliharaan jalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Kondisi jalan yang terus menurun kata Farid, dinilai sudah layak mendapat penanganan menyeluruh. Menurutnya, keberadaan Jalan Prana juga berperan penting dalam membantu mengurai kepadatan lalu lintas di ruas utama.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik lanjut Farid, maka mobilitas warga dari kawasan Ciaul Pasir menuju pusat kota diharapkan menjadi lebih lancar. Selain pembangunan jalan, berharap pemerintah melengkapi kawasan tersebut dengan penerangan jalan umum (PJU) agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan semakin meningkat.

Farid menegaskan, Fraksi PKS akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi.
“Kami akan terus mengawalnya. Setiap pembahasan dengan eksekutif, kami selalu mengingatkan agar Jalan Prana menjadi prioritas karena akses ini sangat vital bagi masyarakat. Pengawalan tidak berhenti ketika proyek dimulai, tetapi sampai pekerjaan benar-benar tuntas,” ujarnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi Henry Yoswara menjelaskan, rekonstruksi Jalan Prana dilaksanakan sepanjang 665 meter, mulai dari Jalan Siliwangi hingga STA 665 meter. Pekerjaan menggunakan konstruksi beton setebal 20 sentimeter dengan lapis pondasi beton setebal 5 sentimeter untuk meningkatkan kekuatan dan umur layanan jalan.
Nilai proyek tersebut mencapai sekitar Rp 2,176 miliar dan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender.
Henry mengatakan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memulai konstruksi dari ujung ruas jalan. Skema tersebut dipilih agar akses masyarakat tetap dapat digunakan selama proses pembangunan berlangsung meski terdapat penutupan pada beberapa titik.











