KABARINDAH.COM, Sukabumi—Progres pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 Segmen Cibadak–Sukabumi Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 10 Juni 2026, capaian konstruksi ruas sepanjang 13,70 kilometer tersebut telah mencapai 81,49 persen, sementara pembebasan lahannya telah terealisasi 85,80 persen.
Perkembangan proyek strategis nasional tersebut menjadi perhatian dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI yang didampingi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) ke lokasi pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi di Jawa Barat pada 12 Juni 2026. Dari media sosial BPJT Kementerian PUPR menyebutkan, kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi guna mempercepat penyelesaian proyek.
Ruas Cibadak–Sukabumi Barat saat ini menjadi fokus utama pengerjaan karena merupakan bagian penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah Sukabumi dengan kawasan Bogor dan Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari kebutuhan penetapan lokasi (penlok) tanah pada area timbunan dan galian untuk memenuhi standar teknis kemiringan lereng, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait ketersediaan material konstruksi.
Selain itu, evaluasi terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan operasional ruas tol yang telah beroperasi juga menjadi perhatian. Pembahasan turut mencakup potensi pengembangan konektivitas guna memaksimalkan manfaat jalan tol bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Wilan Oktavian, mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. “Kami terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Meskipun masih terdapat tantangan, berbagai langkah percepatan terus dilakukan agar target penyelesaian konstruksi dapat tercapai,” ujarnya.
Keberadaan Jalan Tol Bocimi diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi logistik, serta membuka peluang investasi baru di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Dengan progres konstruksi yang telah melampaui 80 persen, penyelesaian Seksi 3 menjadi salah satu proyek infrastruktur yang dinantikan masyarakat untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas kawasan selatan Jawa Barat.











