KABARINDAH.COM, Sukabumi–Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi periode 2026–2031 memasuki tahapan penting melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) dan Tes Tulis Ilmiah di MAN 1 Kota Sukabumi, Sabtu (13/6/2026). Tahapan seleksi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang hadir bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, panitia seleksi, serta para peserta yang mengikuti proses penjaringan calon pimpinan Baznas.
Dalam kesempatan itu, Ayep Zaki menegaskan, Baznas memiliki peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan umat yang harus mampu memberikan dampak nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurut dia, kepemimpinan Baznas periode mendatang dituntut tidak hanya mampu meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memastikan penyaluran dana dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Baznas harus menjadi instrumen yang efektif dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi masyarakat melalui peningkatan penghimpunan zakat serta program-program yang tepat sasaran,” ujar Ayep. Ia menambahkan, sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kota Sukabumi perlu terus diperkuat guna mendukung berbagai program prioritas daerah.
Kolaborasi tersebut mencakup upaya pengentasan kemiskinan, pemberian beasiswa pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga. Ayep menekankan pentingnya kerja sama Baznas dengan Dinas Sosial serta dukungan terhadap Program 12 PAS yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi.
Melalui kolaborasi tersebut, dana zakat diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pembangunan sosial yang mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Baznas didorong untuk berkontribusi dalam penyediaan beasiswa bagi siswa sekolah dasar serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas manfaat zakat sekaligus memperkuat kemandirian warga.
Ke depan, seluruh program Baznas akan diarahkan melalui perencanaan lima tahunan yang terukur, dilengkapi indikator kinerja serta evaluasi berkala. Dengan demikian, efektivitas program dapat terus dipantau dan manfaat zakat semakin dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kota Sukabumi.











