KABARINDAH.COM, Sukabumi–Komisi III DPRD Kota Sukabumi akan memanggil Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi dan event organizer (EO) terkait Stadion Suryakencana. Langkah ini diambil menyusul lapangan di stadion tersebut yang rusak dan berserakannya sampah pasca konser musik pada Ahad (19/4/2026) lalu.
Seperti diketahui, kerusakan lapangan di Stadion Suryakencana viral di media sosial. <span;>Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, membenarkan bahwa pihaknya akan memanggil Disporapar Kota Sukabumi serta event organizer (EO) lokal pada Selasa (28/4/26) nanti.
” Kami akan panggil Disporapar dan EO-nya untuk menjawab keresahan masyarakat tentang sampah serta kerusakan pasca acara musik,” ujar Danny, Jumat (23/4/2026). <span;>Pemanggilan ini bertujuan untuk mendengarkan penjelasan kedua belah pihak terkait kerusakan fasilitas publik usai konser tersebut.
Informasi yang diperoleh konser tersebut juga dihadiri langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.
Danny menegaskan, penggunaan stadion untuk kegiatan konser bukan menjadi persoalan utama. Namun, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta pengelolaan yang profesional agar tidak menimbulkan dampak negatif, khususnya kerusakan fasilitas umum.
“Silakan saja stadion digunakan untuk event, tapi harus ada perencanaan yang jelas dan tanggung jawab terhadap dampaknya,” ungkap Danny. Ia menyinggung rencana Pemkot Sukabumi untuk meningkatkan kualitas Stadion Suryakencana agar bisa bertaraf nasional hingga internasional. Ia mengingatkan agar komitmen tersebut tidak hanya sebatas wacana.
Ini sekaligus jadi pengingat janji pemerintah. Beberapa bulan lalu, Wakil Wali Kota, Bobby Maulana sempat meninjau Stadion Pakansari di Bogor dan Stadion Maguwoharjo di Sleman untuk menjajaki kemungkinan untuk membangun stadion berkelas di Sukabumi.
” Mumpung belum terlambat, segera diwujudkan stadion bertaraf nasional bahkan internasional di kota ini,” jelasnya.











