Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta Isi Ceramah di Peringatan Isra Miraj Masjid Agung Kota Sukabumi

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Anis Matta menjadi penceramah dalam momen Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan DKM Masjid Agung Kota Sukabumi, Rabu (21/01/2026). Momen ini menjadi ajang penguat untuk persatuan dan kesatuan elemen masyarakat Kota Sukabumi dalam pembangunan.

Dalam kesempatan itu hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad dan lain sebagainya. Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan, peringatan Isra Mi’raj kali ini menjadi momen yang sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI yang datang ke Kota Sukabumi khusus untuk memberikan ceramah.

” Semangat Isra Mi’raj menjadi landasan moral dan spiritual dalam membangun Kota Sukabumi,” kata Ayep. Konsep pembangunan kota berangkat dari alinea kedua UUD 1945, yakni mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Persatuan dan kedaulatan kata Ayep harus dijalankan secara bersama-sama oleh seluruh elemen, baik pemerintah, Forkopimda, DPRD, partai politik, maupun masyarakat. Dalam 11 bulan terakhir, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan PDRB, perbaikan indeks pembangunan, penurunan angka stunting, peningkatan PAD, serta capaian Kota Sukabumi sebagai kota inovatif dan kota toleran di Jawa Barat.

Seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang akan terus dipertahankan agar Kota Sukabumi semakin layak huni. Ke <span;>depan, Pemkot Sukabumi berkomitmen membangun infrastruktur, menurunkan angka pengangguran, dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Dari sekitar 15.400 pengangguran, ditargetkan 3.500 orang dapat tertangani pada tahun ini melalui kerja sama dan MoU dengan kementerian terkait. Termasuk program tenaga kerja migran dan pekerja lokal yang telah diikuti sekitar 750 pendaftar.

Wali kota juga mengajak para pengusaha untuk berpartisipasi aktif melalui program 12 PAS dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan ekstrem, rumah kumuh, dan jalan kumuh. Guna membangun ekosistem kota yang berdampak positif bagi kepentingan nasional.