KABARINDAH.COM, Bandung – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Olimpiade Akuntansi (OPSI) 2026 selama satu hari pada Rabu (06/05/2026).
Kegiatan ini mempertandingkan tiga kategori lomba, yakni debat, cerdas cermat, dan esai, yang diikuti peserta dari berbagai sekolah.
Ketua Panitia OPSI 2026 Shyntia Putri Syafira menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan pendamping. Dia mengucapkan selamat datang serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut.

Shyntia menjelaskan, OPSI merupakan kompetisi tingkat nasional yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk mengasah kompetensi di bidang akuntansi, khususnya di era ekonomi digital.
“Pada tahun ini, OPSI diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah dengan cabang lomba cerdas cermat, debat, dan esai. Kegiatan ini telah melalui berbagai tahapan, mulai dari proses perencanaan, publikasi, pendaftaran peserta, hingga pelaksanaan technical meeting yang telah dilaksanakan secara daring pada tanggal 1 Mei 2026 lalu,” ujar Shyntia.
Oleh karena itu, dia pun berharap kegiatan OPSI 2026 dapat memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan serta menjadi langkah awal bagi para peserta untuk terus berkembang dan berprestasi di bidang akuntansi ke depannya,” tambahnya.
Ketua Himaksi UM Bandung Muhammad Ziyan Ali Syahbana turut mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kompetisi ini.
Dia berharap OPSI dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu upaya dalam mencetak generasi muda yang berkualitas di bidang akuntansi.
Sementara itu, Kaprodi Akuntansi UM Bandung Iman Harjono menegaskan bahwa OPSI bukan sekadar ajang perlombaan.
Dia menyebut kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun jejaring di tingkat nasional.
“Tema kegiatan ini, yakni ‘Akuntan Muda Berdaya Saing Global di Era Ekonomi Digital’, sangat relevan dengan kondisi perekonomian saat ini. Oleh karena itu, kami berharap dari kegiatan ini lahir calon akuntan yang memiliki keterampilan mumpuni,” ungkap Iman.
Dia juga menekankan bahwa profesi akuntan memiliki cakupan luas, tidak hanya sebatas pekerjaan administratif.
Akuntan tidak hanya soal tulis-menulis, tetapi bisa menjadi entrepreneur, CEO, hingga pengambil keputusan di berbagai sektor.
Keikutsertaan dalam OPSI ini menjadi langkah awal untuk mengasah kemampuan dan memecahkan masalah.
“Maka dari itu, saya berharap dari kegiatan ini lahir generasi akuntan muda yang unggul dan mampu bersaing secara global. Melalui kegiatan ini, bukan saja mencari kemenangan, melainkan bagaimana menjunjung tinggi kejujuran dan integritas. Tunjukkan bahwa kita adalah pribadi yang berakhlak,” tegasnya yang disambut tepuk tangan peserta.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Bandung Ia Kurnia menyampaikan apresiasi atas konsistensi mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Dia menilai OPSI sebagai kegiatan positif yang mampu mendorong terciptanya kompetisi sehat dan meningkatkan kreativitas para siswa.
Dia juga berharap kegiatan ini dapat melahirkan juara sejati dan memberikan dampak positif bagi pengembangan fakultas.
“Kami berharap fakultas ini terus berkembang dengan menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Termasuk rencana pembukaan program studi baru seperti S1 Bisnis Digital dan S2 Akuntansi,” tandasnya.***(FA)











