Kabar  

PTMA Harus Memberikan Solusi dan Manfaat Kepada Masyarakat Secara Luas

KABARINDAH.COM, Bandung – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) bersama Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar lokakarya akreditasi dan penguatan pusat unggulan PTMA se-Jawa Barat di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Rabu (11/1/2023).

Dalam sambutannya, Rektor UM Bandung Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto MSc IPU mengapresiasi acara lokakarya ini. Rektor menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sebagai upaya untuk memajukan PTMA di Indonesia, khususnya yang ada di Jawa Barat.

”Semoga acara ini dapat memberikan kita pencerahaan ataupun penguatan semangat dalam meningkatkan akreditasi perguruan tinggi maupun program studi,” ucap Herry.

Herry juga menjelaskan, melalui lokakarya ini para sivitas kampus dapat mengetahui seperti apa mekanisme akreditasi dengan lebih rinci untuk kemudian memenuhi ketentuan akreditasi yang dipersyaratkan oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Baca Juga:  Si Jago Merah Melalap Bangunan Semi Permanen di Manggarai

Herry menjelaskan bahwa pemenuhan akreditasi menjadi komitmen jangka panjang bagi PTMA dalam meningkatkan mutu dan kualitas.

”Mutu menjadi konsen kita semua agar perguruan tinggi Muhammadiyah semakin relevan dan menghadirkan solusi serta manfaat bagi masyarakat maupun bangsa sesuai dengan visi masing-masing PTMA,” tegas Herry.

Pentingnya akreditasi

Sementara itu, Anggota Dewan Eksekutif BAN-PT Prof H Johni Najwan SH MH PhD yang hadir sebagai pembicara menjelaskan bahwa akreditasi menjadi hal yang penting bagi perguruan tinggi ataupun program studi.

Mengutip UU Nomor 12 Tahun 2012, Johni menyampaikan bahwa akreditasi menjadi hal penting bagi perguruan tinggi, baik untuk akuntabilitas publik, kelayakan, legalitas, maupun legitimasi dari perguruan tinggi itu sendiri.

Baca Juga:  Baru 6 Tahun Berdiri, Fasilitas UMBandung Sudah Memenuhi Standar

”Adanya ketentuan itu bisa menjadi tolok ukur bagi masyarakat ketika nanti anaknya memilih perguruan tinggi maupun program studi yang diminatinya,” ungkap Johni.

Johni mengemukakan bahwa sebagai konsumen, masyarakat sangat menentukan kualitas suatu perguruan tinggi dari akreditasi perguruan tinggi maupun program studi. Mereka melihat salah satu faktor kualitas perguruan tinggi itu dari segi akreditasinya.

Oleh karena itu, Johni menekankan perguruan tinggi, termasuk PTMA, baik di Jawa Barat maupun di Indonesia secara keseluruhan, harus memperhatikan betul soal akreditasi ini.

”Para sivitas PTMA perlu memerhatikan permasalahan akreditasi, karena hal itu menjadi tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Hadir dalam lokakarya ini yakni rektor dan wakil rektor UM Bandung, dekan dan wakil dekan fakultas, ditambah dengan beberapa perwakilan PTMA seluruh Jawa Barat. Dari UM Bandung sendiri hadir para katua program studi, kepala bagian, ketua/kepala pusat studi, dan pihak-pihak lainnya.***(FK)

Baca Juga:  Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah FEB UIN Jakarta Gelar Festival Ekonomi Syariah Internasional secara Virtual