Kabar  

Komitmen UM Bandung Cetak Entrepreneur Muda Berwawasan Islam

Bandung – Selain mencetak lulusan yang unggul dalam bidang keilmuan, UM Bandung juga siap menyemai entrepreneur muda berwawasan keislaman.

Untuk mewujudkan itu, para mahasiswa diharapkan terus belajar untuk melahirkan inovasi yang dapat mengubah pola hidup dan pikir masyarakat. Hal itu pun senada dengan tagline UM Bandung, yakni Islamic Tecnopreneurial University.

Demikian salah satu poin penting yang disampaikan rektor UM Bandung Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto MSc IPU saat membuka seminar bertema Indonesia Recovery: Menyambut Musim Semi Pascapandemi.

Rektor UM Bandung Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto MSc IPU.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung, Sabtu 14 Januari 2023, ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri atas mahasiswa, santri, dan pelajar se-Jawa Barat.

Baca Juga:  Menggali Potensi Teknologi Metaverse dalam Proses Pembelajaran di Kampus Muhammadiyah

Menjadi entrepreneur adalah jalan juang

Menjadi entrepreneur, menurut Herry, merupakan jalan juang sebagai bangsa untuk memajukan Nusantara. “Saat ini Indonesia masih menjadi pasar bagi produk-produk luar negeri. Semoga ke depan, dengan lahirnya entrepreneur muda dapat melahirkan inovasi dan menjadi produsen,” ucap Herry.

Lalu Herry pun berkisah tentang pengalamannya saat menjadi Rektor IPB beberapa tahun lalu mengenai cita-cita mahasiswa yang ingin segera dicapai. “Mereka banyak menjawab ingin segera lulus kuliah, sebagian lagi ingin cepat menikah. Dan jawaban yang paling banyak adalah mereka ingin punya bisnis,” papar Herry.

Generasi milenial mengawal bangsa

Jawaban para mahasiswa yang ingin punya bisnis, sambung Herry, merupakan pertanda baik dan kejutan. “Mungkin ini karena perubahan zaman yang terus berkembang, jadi keinginan mahasiswa pun lebih mengarah pada entrepreneur. Ini sinyal bagus,” ungkap Herry.

Baca Juga:  Ini Harapan MUI untuk Peserta Unjuk Rasa dan Aparat Keamanan

Tak hanya itu, kata Herry, perubahan cita-cita pada mahasiswa tersebut berbanding lurus dengan jumlah penduduk Indonesia yang didominasi anak muda. “Hampir 50 persen penduduk Indonesia dihuni oleh para milenial dan generasi Z. Mereka, diharapkan dapat belajar untuk mengawal bangsa supaya maju,” tutup Herry.

Adapun pemateri seminar ini adalah Syafii Efendi MM, seorang entrepreneur & Business Owner. *** (CH & FK)