Menjadi Time Traveller di Soekaboemi Tempo Doeloe, Menyusuri Jejak Kota dalam Lintas Waktu

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Pameran dan Festival Soekaboemi Tempo Doeloe di Wisma Wisnu Wardhani, Kota Sukabumi, menghadirkan pengalaman layaknya menjadi seorang time traveller. Selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, pengunjung diajak melintasi waktu untuk mengenal kembali sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Sukabumi pada masa lampau.

Kegiatan bertema “Jejak Masa Pusaka Sukabumi” yang digagas Yayasan Dapuran Kipahare itu resmi dibuka pada Sabtu (4/7/2026). Beragam sajian mulai dari pameran sejarah, pertunjukan seni budaya, kuliner tradisional, musik tempo dulu, teatrikal perjuangan, hingga wisata sejarah menjadi “mesin waktu” yang membawa pengunjung menyusuri perjalanan panjang Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, festival tersebut bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjadi ruang edukasi, rekreasi, sekaligus inspirasi bagi masyarakat.”Kalau di film ada time traveller atau perjalanan waktu, maka Sukaboemi Tempo Doeloe menghadirkan lintas waktu itu melalui sejarah, budaya, seni, kuliner, dan berbagai kisah yang membentuk jati diri Kota Sukabumi hari ini,” ujarnya dalam sambutan penutupan acara, Ahad (5/7/2026).

Menurut Bobby, setiap orang sesungguhnya memiliki “tempo doeloe” masing-masing. Kenangan masa kecil atau yang kini akrab disebut inner child menjadi bagian dari perjalanan hidup yang patut disyukuri.

Ia pun mengisahkan kenangan pribadinya dengan mengenakan kaus bergambar tokoh pahlawan masa kecil, Satria Baja Hitam atau Kamen Rider. Baginya, kenangan sederhana tersebut menjadi pengingat untuk terus menghargai perjalanan hidup.

“Yang terpenting adalah mensyukuri kehidupan. Dari warisan nenek moyang hingga hari ini kita masih diberi umur, kesehatan, dan kesempatan menikmati hidup. Itu yang harus terus kita syukuri,” kata Bobby. Ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati berbagai pertunjukan dan produk UMKM yang hadir dalam festival, tetapi juga memaknai sejarah sebagai bagian dari identitas Kota Sukabumi.

Ketua Panitia Dwi Febiyanti mengungkapkan rasa syukur karena rangkaian Pameran dan Festival Soekaboemi Tempo Doeloe dapat terselenggara dengan baik sejak 3 hingga 5 Juli 2026. Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan warisan budaya Sukabumi.