KABARINDAH.COM, Sukabumi- Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana longsor dan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam dalam beberapa hari terakhir.
Di wilayah Kabupaten Sukabumi, bantuan difokuskan di Desa Bojongkalong, Kecamatan Nyalindung, dengan titik distribusi Posko Bencana yang berlokasi di Kampung Karikil, Cigadog, dan Cijojo. Sementara itu, bantuan juga disalurkan di wilayah Kota Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Lembursitu, yang turut terdampak longsor akibat cuaca ekstrem.
Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi, Fery Gustaman, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara langsung agar dapat meringankan beban para korban, baik di wilayah kota maupun kabupaten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program MD KAHMI Sukabumi melalui Bidang Penanggulangan Bencana sebagai wujud nyata solidaritas dan tanggung jawab sosial alumni HMI terhadap masyarakat yang terdampak langsung bencana.
“Bantuan ini kami salurkan langsung kepada masyarakat terdampak di Kabupaten dan Kota Sukabumi. Mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban para penyintas longsor dan banjir,” ujar Fery. Selasa (6/1/2026)
Ia juga menyampaikan harapan agar para penyintas tetap tabah dan tidak kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan pascabencana.
“Kami berharap para penyintas tetap tabah, kuat, dan terus semangat meski berada dalam kondisi sulit seperti saat ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat KAHMI Sukabumi yang juga Rektor Institut Madani Nusantara (IMN) Sukabumi, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud kehadiran KAHMI di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“KAHMI harus hadir tidak hanya dalam pemikiran dan gagasan, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi musibah,” tegas Prof. Endin.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, elemen masyarakat sipil, dan lembaga kemanusiaan dalam penanggulangan bencana di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Penyaluran bantuan ini mendapat sambutan positif dari warga terdampak. Kehadiran MD KAHMI Sukabumi di dua wilayah tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para penyintas untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan pascabencana. Atep Maulana





