Jalan Berlubang di Ciaul Pasir Makan Korban, DPRD Kota Sukabumi Desak Perbaikan: “Jangan Tunggu Ada Lagi yang Jatuh!

KABARINDAH.COM, Sukabumi – Jalan rusak dan berlubang di Jalan Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole, tepatnya di depan SMPN 15 Kota Sukabumi, memakan korban. Peristiwa ini pun mendapat sorotan serius dari DPRD Kota Sukabumi.

Anggota DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi segera melakukan perbaikan jalan yang dinilai sudah dalam kondisi parah dan membahayakan pengguna. “Memang kemarin ada kejadian jatuhnya kendaraan bermotor di situ. Cukup membahayakan juga karena korbannya parah. Saya lihat luka di bagian wajah dan kepala. Memang kondisi jalannya sudah sangat parah,” ujarnya yang berasal dari Fraksi PKS, Jumat (3/4/2026).

Sebelumnya, seorang lansia bernama Ujang Supriatna (69), atau yang akrab disapa Mang Ukri, mengalami kecelakaan di lokasi tersebut hingga harus menjalani perawatan medis pada Kamis (2/4/2026).

Inggu mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Namun, saat ini perbaikan terkendala belum tersedianya anggaran.

“Kami juga kemarin cukup keras ke Dinas PUTR. Memang untuk saat ini belum ada anggaran. Maka kami dorong agar di perubahan parsial nanti segera dianggarkan. Pak Wali Kota harus bisa mengalokasikan untuk jalan-jalan kota yang kondisinya sudah parah,” tegasnya.

Inggu menambahkan, Komisi II DPRD Kota Sukabumi telah memanggil Dinas PUTR dan meminta komitmen tegas agar perbaikan jalan menjadi prioritas dalam anggaran perubahan.

“Kita di Komisi II sangat keras. Kita tidak mau tahu, di anggaran parsial itu wajib dianggarkan. Setelah musim hujan, sekitar April atau Mei, harus sudah ada pekerjaan infrastruktur, terutama jalan rusak,” katanya.

Menurut Inggu, pemerintah daerah sebelumnya hanya merencanakan perbaikan pada lima ruas jalan di tahun ini. Namun DPRD mendorong agar cakupan diperluas, terutama jika dana transfer dari pemerintah pusat telah cair.

“Awalnya memang hanya lima ruas jalan. Tapi kami tekankan, ketika dana transfer pusat masuk, harus dialokasikan untuk infrastruktur. DPRD meminta itu dimaksimalkan untuk perbaikan jalan,” ujarnya.

Berharap lanjut Inggu, Pemkot Sukabumi tidak menunda perbaikan. Mengingat kondisi jalan yang rusak telah menimbulkan korban dan berpotensi membahayakan masyarakat lainnya.