KABARINDAH.COM, Sukabumi— Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kota Sukabumi 2026 turut memeriahkan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Ahad (27/9/2026). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Iskandar Ifhan mengatakan, pelaksanaan Harhubnas tahun ini dikemas berbeda dengan menghadirkan berbagai perangkat daerah dan pelaku UMKM dalam kegiatan CFD.
“Alhamdulillah, hari ini Car Free Day edisinya Harhubnas 2026. Di kegiatan ini luar biasa, bukan hanya Dishub, tetapi hampir delapan SKPD ikut serta,” ujar Iskandar. Sejumlah perangkat daerah yang terlibat antara lain Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), Dinas Kesehatan (Dinkes), DKP3, Dinas Sosial, serta Inspektorat.
Menurut Iskandar, keterlibatan lintas perangkat daerah tersebut dilakukan untuk membuat suasana CFD semakin semarak sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat. “Semua kita garap semata-mata untuk memeriahkan Car Free Day, sehingga membahagiakan warga Kota Sukabumi,” katanya.

Selain pelayanan publik, Harhubnas juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Sebanyak 84 UMKM ikut ambil bagian dengan menawarkan beragam makanan dan camilan kepada masyarakat.
Iskandar mengatakan, kemeriahan CFD tahun ini juga mendapat dukungan dari Setukpa Lemdikla5 Polri yang mengirimkan satu kompi untuk bergabung dalam kegiatan tersebut, termasuk berbelanja di lapak UMKM.
“UMKM ada 84, dengan berbagai makanan, cemilan yang bisa nanti dinikmati oleh warga kota,” ujar Iskandar. Di sisi lain, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki turut meninjau kegiatan tersebut sekitar pukul 06.00-07.00 WIB.
Sementara Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana hadir sekitar pukul 08.00-09.00 WIB. Iskandar berharap momentum Harhubnas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen Dishub dalam menjaga kondisi transportasi dan lalu lintas di Kota Sukabumi.
“Intinya sesuai dengan tupoksi, kami tetap menjaga kondusivitas transportasi lalu lintas yang ada di Kota Sukabumi, Jawa Barat, dan nasional,” kata Iskandar. Ia menilai transportasi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Transportasi seperti urat nadi dari sebuah proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.











