KABARINDAH.COM, Sukabumi—Harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami kenaikan. Berdasarkan pemantauan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga ayam broiler kini mencapai Rp 40.000 per kilogram.
Pemantauan harga bahan pokok dan penting (bapokting) tersebut dilakukan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede. Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga berdasarkan hasil pemantauan pada Sabtu (8/8/2026).
Harga daging ayam broiler tercatat naik dari sebelumnya Rp 38.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar Rp 2.000 atau sekitar 5,3 persen. Selain ayam broiler, kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar lokal. Komoditas tersebut naik dari Rp 75.000 menjadi Rp 80.000 per kilogram.
“Kacang kedelai impor juga mengalami kenaikan, dari Rp 10.650 menjadi Rp 10.800 per kilogram,” kata Rifki berdasarkan hasil pemantauan harga bapok di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede. Sementara itu, komoditas bahan pokok dan penting lainnya yang dipantau Diskumindag Kota Sukabumi masih terpantau stabil dan belum mengalami perubahan harga.
Kenaikan harga ayam broiler dan cabai merah besar lokal menjadi perhatian karena kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Diskumindag Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan perkembangan harga bapokting di pasar tradisional sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi mengenai kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di tingkat konsumen.











