KABARINDAH.COM, Sukabumi– Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Parungkuda-Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu sebuah truk bermuatan kayu bakar dengan nomor polisi B 9301 JQP terguling diduga akibat kondisi jalan rusak parah di kawasan Kampung Sukaasih RT 01 RW 01, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda.
Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, sopir truk mengalami kerugian jutaan rupiah akibat kerusakan kendaraan serta bangunan warung yang tertimpa.
Informasi yang diperoleh, truk tersebut dikemudikan Ripki Fadilah Ramdani (27 tahun), warga Kalapanunggal, yang saat itu tengah mengangkut kayu bakar dari wilayah Pakuwon menuju Gunung Putri, Bogor. Menurut keterangan sopir, kecelakaan bermula saat dirinya mencoba menghindari jalan berlubang dan rusak parah di lokasi kejadian.
Namun kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling ke sisi jalan. “Awalnya perjalanan aman. Pas di lokasi, kondisi jalannya rusak parah. Saya coba hindari lubang, tapi mobil malah oleng dan akhirnya terbalik,” ujar Ripki kepada wartawan.
Ripki mengaku baru pertama kali melintas di jalur Parungkuda-Kalapanunggal. Biasanya ia memilih jalur Palasari-Pasir Angin karena kondisi jalan dinilai lebih baik.
Namun karena akses Tol Bocimi Gerbang Tol Parungkuda ditutup sementara akibat longsor, dirinya memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan panjang.
“Saya biasanya lewat Palasari-Pasir Angin. Karena Tol Bocimi arah Parungkuda ditutup akibat longsor dan macet, akhirnya lewat sini buat potong jalan. Ternyata malah kecelakaan,” katanya.
Akibat insiden tersebut, bagian bak truk, kabin kendaraan hingga rolling door sebuah warung mengalami kerusakan cukup parah. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
Selain itu, proses evakuasi kendaraan dan pemindahan muatan kayu ke kendaraan lain juga menambah biaya operasional. Meski demikian, Ripki bersyukur dirinya bersama sang kenek selamat dan tidak mengalami luka serius.
Ripki berharap Pemkab Sukabumi maupun Pemprov Jawa Barat segera melakukan perbaikan jalan agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. “Untuk Pak Gubernur dan Bupati, tolong jalan ini segera diperbaiki supaya tidak ada lagi kecelakaan. Kasihan masyarakat kalau jalannya rusak terus,” jelasnya. R.Achmad











