KABARINDAH.COM, Sukabumi—Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai penjaga arah demokrasi dan pengontrol jalannya pemerintahan daerah. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sukabumi masa jihad 2025–2027 di Hotel Taman Sari, Ahad (8/2/2026).
Dalam forum yang mengusung tema “Merawat Kehidupan, Meneguhkan Pergerakan” tersebut, Wawan menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi KAMMI yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat secara kritis dan bertanggung jawab.
“Kami sangat menginginkan kehadiran teman-teman mahasiswa, khususnya KAMMI, yang selalu tampil menyuarakan aspirasi masyarakat. Selama mahasiswa berpihak pada kepentingan publik, mereka tidak akan keluar dari rel dan tidak akan ambigu,” ujar Wawan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kontrol sosial yang memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai koridor hukum, etika, dan nilai keadilan. Kritik dan masukan dari mahasiswa, kata dia, justru menjadi penguat demokrasi dan bagian penting dari mekanisme check and balance di daerah.
Wawan juga menekankan bahwa DPRD Kota Sukabumi terbuka terhadap dialog dan kritik konstruktif dari kalangan mahasiswa. Ia berharap kepengurusan KAMMI yang baru dapat terus menjaga idealisme, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat luas.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani, Ketua PW KAMMI Jawa Barat Izus Salam, MPD KAMMI Sukabumi Riki Achmad Saepulloh, Ketua PD KAMMI Sukabumi Adi Rizki, Ketua KNPI Kota Sukabumi Nurul Jaman Hadi, serta Ketua Keluarga Alumni KAMMI Sukabumi Dede Isnandar.
Di momentum pelantikan ini, KAMMI Sukabumi diharapkan terus memperkuat perannya sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa. Sekaligus mitra kritis pemerintah dalam merawat kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.











