Kabar  

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Bandung Resmi Melantik Kepengurusan GIS Periode 2025/2026

KABARINDAH.COM, Bandung —Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi melantik kepengurusan Galeri Investasi Syariah (GIS) Periode 2025/2026 pada Jumat (23/1/2026).

Acara yang berlangsung di Selasar Gagas Lantai Satu Gedung UM Bandung itu mengangkat tema “From Campus to Capital Market Inklusivitas dan Keberlanjutan dalam Aksi”.

Adapun Ketua GIS UM Bandung yang baru kali ini dari mahasiswa Prodi Manajemen UM Bandung yakni Andyka Maulana Prayoga.

Dalam sambutannya dirinya mengatakan bahwa pelantikan tersebut awal bagi kepengurusan baru untuk dapat berkembang dan berintegritas bersama organisasi.

“Saya berharap agar kepengurusan baru ini mampu mengemban janji dan mendapatkan achievement dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” ucap Andyka.

Ia mengatakan, organisasi mahasiswa tersebut merupakan mitra strategis dari universitas.

“Kita berkerjasama dengan pihak eksternal yang mana ini mampu menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan akreditasi kampus,” jelasnya.

Andyka berharap agar kepengurusan baru juga dapat bersinergi bersama dalam memajukan ormawanya tersebut.

“Saya berharap kedepannya bisa saling bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan gairah investasi khususnya di kalangan mahasiswa dan sivitas kampus UM Bandung,” terang Andhyka.

GIS

Sementara itu ketua Periode sebelumnya Wahidah Nazmi Lailia mengatakan, GIS menjadi wadah pengembangan literasi pasar modal syariah bagi mahasiswa.

“Banyak sekali pengalaman yang kita dapatkan dari GIS mulai dari berorganisasi , memperbanyak relasi, dan masih banyak yang lainnya,” tanggapnya.

Menurutnya, GIS sudah menunjukan berbagai program dan pencapaian yang luar biasa dari tahun sebelumnya.

“Pencapaian kinerja ini menjadi pembuktian dan tanggung jawab kita dalam menjalankan peran kita dalam pengembangan literasi dan kompetensi mahasiswa pada konten pasar modal syariah,” tinjaunya.

Dirinya berharap agar kepengurusan selanjutnya dapat bisa mengembangkan GIS menjadi pusat edukasi pasar modal bagi mahasiswa.

“Mengingat banyak sekali mahasiswa yang sudah mulai aware betapa pentingnya pasar modal syariah, saya berharap agar kepengurusan baru dapat menjadikan GIS sebagai pusat edukasi pasar modal,” tandasnya.***