KABARINDAH.COM, Sukabumi– Bencana angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kota Sukabumi. Akibatnya, sedikitnya 12 titik terdampak, mulai dari pohon tumbang, atap rumah beterbangan, hingga bangunan roboh.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026). Di mana, BPBD langsung bergerak melakukan penanganan di seluruh lokasi terdampak.
“Petugas BPBD melakukan penanganan di sebanyak 12 titik bencana angin kencang yang tersebar di beberapa kecamatan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, Sabtu (24/1/2026). Belasan titik tersebut tersebar di Kecamatan Lembursitu, Warudoyong, Gunungpuyuh, Baros, Cibeureum, hingga Cikole.
Dampak paling banyak berupa pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan dan permukiman warga. Adapun rincian kejadian di antaranya pohon tumbang di Jalan Kibitay RT 05 RW 08 Kelurahan Situmekar, Jalan Lettu Bakri RT 01 RW 05 Kelurahan Nyomplong, Jalan Sawahbera (Villa Cantik) Kelurahan Dayeuhluhur, hingga Cipanengah Hilir RT 05 RW 04 Kelurahan Situmekar.
Selain itu, angin kencang juga menyebabkan longsor dapuran bambu di Jalan Abdul Aziz RW 09 Kelurahan Karangtengah, rumah roboh di RW 18 Kelurahan Cisarua, serta sejumlah atap rumah warga di Kelurahan Limusnunggal dan Sindangsari yang terbang terbawa angin.
“Tidak ada laporan korban jiwa. Saat ini petugas masih melakukan penanganan dan pembersihan material di lokasi terdampak,” kata Yosep. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi.











